Hal tersebut sebagaimana dikemukakan oleh Aipda Wuri Sutrisno, seorang polisi pengemudi mobil patwal yang pernah berbincang saat berkendara dengan Mbah Moen.
- Zodiak Yanuarita
- Selasa, 06 Agustus 2019 - 11:51 WIB
WowKeren - Kiai Haji Maimoen Zubair atau yang akrab disapa dengan Mbah Moen meninggal dunia di Mekkah pada Selasa (6/8), pukul 04.17 waktu setempat. Selama hidupnya, Mbah Moen dikenal sebagai ulama yang kharismatik dan sangat bersahaja.
Tak hanya itu, Mbah Moen rupanya juga dikenal sebagai sosok yang sederhana. Hal itu terungkap usai Aipda Wuri Sutrisno, seorang polisi pengemudi mobil patwal menceritakan pengalamannya berkendara dengan Mbah Moen.
Ia bercerita kala itu Mbah Moen ingin menghadiri kegiatan di Jakarta. Dengan dikawal mobil patroli dan pengawalan (Patwal) Satlantas Polres Rembang, beliau pun berangkat dari Rembang ke Semarang.
Karena waktu yang masih tersisa masih lama, Mbah Moen pun memutuskan untuk transit terlebih dahulu ke rumah dinas Taj Yasin, Wakil Gubernur Jawa Tengah. Saat hendak menuju ke bandara dari rumah dinas Wakil Gubernur, mobil pribadi Toyota Alphard pun sudah disiapkan.
Namun siapa sangka jika beliau lebih memilih untuk naik mobil patwal polisi dan duduk di kursi depan bersama pengemudi mobil patwal. Tentu saja hal ini membuat Wuri terkejut. "Ya terkejut-lah, tapi bercampur senang bisa mengemudikan mobil bersama Mbah Moen," kata Wuri dilansir dari Liputan 6, Selasa (6/8).
Apa yang dilakukan Mbah Meon tersebut adalah sesuatu yang langka. Sebab, tidak biasanya tokoh-tokoh sekaliber Mbah Moen berkenan naik mobil patwal polisi. Ia pun mengaku kerap diingatkan oleh Mbah Moen untuk selalu berhenti di lampu merah. "Mbah Maimoen selama perjalanan ke Bandara Ahmad Yani Semarang, sering mengingatkan untuk berhenti tiap kali lampu pengatur lalu lintas berwarna merah," tutur Wuri.
Dalam kesempatan itu, Mbah Moen juga mengingatkan agar pihak kepolisian terus menjalin silaturahmi dengan masyarakat. "Mbah Maimoen bilang polisi enggak seperti dulu, sekarang polisi sudah berbaur. Beliau berpesan yang penting sering silaturahmi sama masyarakat," terang Wuri.
Mbah Moen wafat di Mekkah saat tengah menjalankan ibadah haji. Mantan Ketua MK Mahfud MD mengatakan bahwa Mekkah adalah tempat yang sangat dicintai oleh Mbah Moen.
(wk/zodi)