Ketua Umum NasDem ini mengaku melontarkan dukungan untuk pencalonan Anies Baswedan di Pilpres 2024 sebagai bentuk spontanitas. Menurutnya pencalonan Anies itu masih perlu proses.
- Elvariza Opita
- Kamis, 15 Agustus 2019 - 09:56 WIB
WowKeren - Manuver politik Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (NasDem) Surya Paloh akhir-akhir ini semakin tak terprediksi. Beberapa isu kontroversial kerap menerpanya, seperti dukungannya terhadap pencalonan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 dan rencananya bergabung dengan PKS di kubu oposisi.
"Gerah" terus menjadi sasaran isu tak bertanggung jawab, Surya pun akhirnya angkat bicara. Terbukti dari Surya yang mengangkat kembali topik soal dukungannya untuk pencalonan Anies di Pilpres 2024 saat memberikan kuliah umum di Universitas Indonesia (UI) pada Rabu (14/8).
Awalnya, mahasiswa yang terlebih dahulu menyinggung soal kedekatan Surya dengan Anies namun tidak memberi dukungan saat maju di Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2017 lalu. Surya pun menegaskan bahwa dirinya punya hubungan baik dengan Anies maupun Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok.
Surya mengatakan keduanya sudah seperti adik baginya. "Dua-duanya ini adalah adik saya. Semua pihak tahu saya pendukung Ahok untuk jabatan Gubernur DKI," katanya di UI Salemba, Jakarta Pusat.
Surya pun mengaku sudah lama tak bertemu dengan Anies Baswedan. Kala itu, Anies-lah yang menghubunginya untuk makan siang bersama.
Makan siang tersebut, jelas Surya, rupanya dikaitkan dengan urusan politik. Terbukti dari pertanyaan sejumlah awak media yang menjurus ke dukungan NasDem untuk pencalonan Anies. Secara spontan Surya pun mengiyakan selama Anies benar memiliki potensi.
"Sudah lama saya enggak bicara sama Anies. Anies datang kepengin jumpa dengan kakaknya (Surya)," paparnya, dilansir dari Liputan 6. "(Lalu) wartawan tanya tadi ngomong apa saja, sama (ada kemungkinan) mau calonkan Anies (di Pilpres) 2024, sejujurnya saya juga jawab spontan."
Secara tersirat Surya menyatakan bahwa ia belum memiliki niatan untuk mendukung Anies sebagai Calon Presiden (Capres) 2024. Menurutnya pencalonan Anies masih perlu proses, apalagi karena pesta demokrasi itu baru digelar lima tahun lagi.
"Prosesnya nanti kita lihat. 2024 masih panjang, lima tahun lagi," pungkasnya menegaskan. "Kalau sekarang (mencalonkan Anies) belum ada niat."
(wk/elva)