Ini Kata Golkar Soal Fadli Zon yang Sindir Keputusan Pindah Ibu Kota Karena Wangsit
Nasional

Fadli Zon sempat menyindir terkait keputusan Presiden Jokowi untuk memindahkan ibu kota negara ke Kalimantan Timur adalah hasil mendapatkan wangsit. Mendengar hal itu perwakilan partai Golkar menanggapi demikian.

WowKeren - Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menilai jika keputusan Presiden Joko Widodo untuk memindahkan ibu kota negara terkesan tergesa-gesa. Bahkan ia juga sempat menyindir bahwa keputusan tersebut sebagai wangsit yang didapatkan.

Menanggapi sindiran itu, Partai Golkar menilai jika Fadli lah yang tak bisa membedakan soal ketepatan mengeksekusi kebijakan. Mereka juga menambahkan jika politikus Gerindra itu tidak bisa membedakan orang yang bekerja dengan cepat dan yang hanya bisa berbicara.

"Fadli Zon ini tak bisa membedakan mana kecepatan mengambil keputusan dan ketepatan dalam eksekusi kebijakan," kata Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily kepada wartawan, Rabu (28/8). "Beda antara orang yang terbiasa bekerja cepat dengan orang yang hanya bisa ngomong doang tanpa memiliki rekam jejak kerja."

Ace kemudian mengatakan bahwa proses pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur ini sudah disampaikan jauh-jauh hari sebelumnya. Ia juga mengulas kembali soal permintaan izin Jokowi untuk memindahkan ibu kota dalam Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di kompleks parlemen Jumat (16/8) lalu.


"Apa yang dilakukan Presiden dengan pemindahan ibu kota dari Jakarta ke Kaltim prosesnya telah disampaikan jauh-jauh hari. Bahkan wacana tentang pemindahan ibu kota ini telah disampaikan oleh para Presiden sebelumnya," ujar Ace. "Presiden Jokowi sendiri secara resmi telah menyampaikan dalam Pidato Kenegaraan soal pemindahan ibu kota ini dan kemudian setelah itu suratnya disampaikan secara resmi ke DPR."

Terakhir, Ace menegaskan bahwa Partai Golkar akan tetap mendukung pemindahan ibu kota ke Kalimantan Timur. Menurutnya, semua pihak semestinya memahami bahwa pemindahan ibu kota pasti akan didiskusikan secara detail dengan DPR.

"Prinsipnya, saya kira seharusnya kita sudah memahami soal pemindahan Ibu kota ini," terang Ketua DPP Golkar itu. "Soal tahapan-tahapan perencanaan, desain, tata ruang dan lain-lain, tentu kita bisa bicarakan bersama-sama dengan DPR."

Seperti yang diketahui sebelumnya, Fadli Zon menilai jika proses pengambilan keputusan untuk memindahkan ibu kota negara tersebut dijalankan dengan cara amatir. Bahkan ia juga sempat menyindir jika keputusan yang diambil oleh Presiden Jokowi itu dikarenakan mendapat wangsit.

"Inilah karena memang dijalankan secara amatiran. Dengar dulu dong pendapat-pendapat masyarakat, para ahli, akademisi, perguruan tinggi. Bukan hanya niat mungkin karena dapat wangsit dari mana gitu," ujar Fadli di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (28/8).

(wk/wahy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait