Kemenhub Jajal Bus Listrik Karya Anak Bangsa, Nyaman Dan Mulus Tanpa Suara
Nasional

Kementerian Perhubungan melakukan uji coba bus listrik karya anak bangsa. Selain memiliki ruangan luas dan kursi yang nyaman, mobil itu juga mulus tanpa suara ketika dijalankan.

WowKeren - Komitmen pemerintah dalam mendukung penggunaan kendaraan ramah lingkungan untuk mengurangi polusi dan menghemat penggunaan bahan bakar fosil mulai muncul. Hal ini dapat dilihat ketika ditetapkannya Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) Untuk Transportasi Jalan.

Untuk mendukung kebijakan tersebut, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan mulai melakukan uji coba bus listrik pada Rabu (28/8). Bus listrik ini yang memiliki nomor seri MD12-E ini merupakan buatan lokal yaitu PT Mobil Anak Bangsa (MAB).

Bus yang sekilas mirip dengan Bus Rapid Transportation (BRT) ini memiliki tempat duduk untuk 30 orang di dalamnya. Seri ini merupakan kelas premium sehingga memiliki tempat duduk yang empuk dan nyaman serta dilengkapi dengan sabuk pengaman di setiap kursinya. Selain itu, bus yang luas ini juga dilengkapi dengan pegangan tangan untuk penumpang yang berdiri.

Uji coba dilakukan dengan titik awal keberangkatan gedung Kementerian Perhubungan hingga ke Kawasan Sudirman. Bus listrik ini melaju nyaris tanpa suara dan sangat mulus ketika dijalankan. Bahkan saat melaju di tanjakan, deru suara mesinnya hampir tidak terdengar.

Direktur Teknis PT Mobil Anak Bangsa, Bambang Tri Soepandi mengungkapkan desain chasis frame bus listrik ini dibuat oleh para insinyur lokal. Sementara itu, pembuatan badan bus diserahkan pada perusahaan karoseri.


Akan tetapi, ia menuturkan bahwa komponen pembuatan baterai masih berasal dari luar negeri. Hal ini karena pabrik di Indonesia belum dapat memenuhi pesanan pembuatan baterai untuk bus listrik tersebut.

Bambang mengatakan bahwa bus listrik yang diuji coba kali ini memiliki ketahanan yang sangat bagus. Bahkan dari hasil uji coba baterai, bus ini tidak akan mengalami korsleting meski melaju dalam kondisi hujan dan ada genangan air.

"Ini sudah kita lakukan uji coba baterainya direndam di dalam air dengan ke dalaman dua meter," ujarnya di sela-sela uji coba. "Terus kita bakar juga tapi baterainya tidak kenapa-napa."

Rencananya bus tersebut akan digunakan di 5 kota besar yang menerapkan skema Buy The Service Bus Rapid Transit (BRT). Adapun 5 kota besar yang akan menggunakan bus listrik tersebut di antaranya yakni Palembang, Solo, Medan, Surabaya, dan Denpasar.

"Mungkin di tahun 2021 tapi tentunya saya akan lakukan kajian skema apa yang tepat," ujarnya. "Kemungkinan program buy the service kita akan kerja sama dengan operator, siapa operatornya itu dengan menggunakan kendaraan listrik seperti ini."

(wk/wahy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait