Kominfo Buka Akses Internet Papua Secara Bertahap
Nasional
Demo Rasisme Papua

Menkominfo mulai membuka akses internet Papua sejak Rabu (4/9) malam. Pembukaan blokir ini dilakukan secara bertahap di 19 kabupaten Provinsi Papua dan 10 kabupaten Provinsi Papua Barat.

WowKeren - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) membuka akses internet di 19 kabupaten Provinsi Papua dan 10 kabupaten Provinsi Papua Barat pada Rabu (4/9). Pembukaan akses internet ini dilakukan secara bertahap mulai pukul 23.00 WIT atau pukul 21.00 WIB.

Pembukaan blokir akses internet ini dilakukan setelah pertimbangan pulihnya kondisi di beberapa kabupaten di Papua dan Papua Barat. Kemenkominfo sendiri telah berkoordinasi dengan instansi penegak hukum dan aparat keamanan sebelum pembukaan akses internet secara bertahap.

"Mulai Rabu (4/9) pukul 23.00 WIT, pemerintah secara bertahap mulai membuka blokir atas layanan data internet di wilayah Papua dan Papua Barat," kata Plt. Kepala Biro Humas Kemenkominfo Ferdinandus Setu dalam keterangan resminya, dilansir CNNIndonesia, Rabu (4/9).

Ferdinandus menyebutkan jika pembukaan akses internet dilakukan setelah pihaknya mempertimbangkan pulihnya situasi keamanan di wilayah-wilayah tersebut. Hal ini dikarenakan penyebaran informasi hoaks, kabar bohong, ujaran kebencian, hasutan dan provokasi terkait dengan isu Papua sudah mulai menurun.


"Pemerintah kembali mengimbau kita semua untuk tidak menyebarkan informasi hoaks, kabar bohong, ujaran kebencian, hasutan dan provokasi melalui media apapun termasuk media sosial," jelas Ferdinandus. "Ini dilakukan agar proses pemulihan kembali seluruh wilayah Papua dan Papua Barat cepat berlangsung."

Pembukaan blokir atas layanan data internet tersebut dilakukan di 19 Kabupaten Provinsi, yaitu Keerom, Puncak Jaya, Puncak, Asmat, Boven Digoel, Mamberamo Raya, Mamberamo Tengah, Intan Jaya, Yalimo, Lanny Jaya, Mappi, Tolikara, Nduga, Supiori, Waropen, Merauke, Biak, Yapen, dan Kabupaten Sarmi.

Dan 10 Kabupaten di Provinsi Papua Barat yang meliputi, Fakfak, Sorong Selatan, Raja Ampat, Teluk Bintuni, Teluk Wondama, Kaimana, Tambrauw, Maybrat, Manokwari Selatan, Pegunungan Arfak.

Sedangkan untuk 10 Kabupaten di Provinsi Papua yang meliputi Kabupaten Mimika, Paniai, Deiyai, Dogiyai, Jayawijaya, Pegunungan Bintang, Numfor, Kota Jayapura, Yahukimo dan Nabire, akan terus dipantau situasinya dalam satu atau dua hari ke depan. Pemantauan situasi juga dilakukan di tiga kabupaten di Provinsi Papua Barat, yakni Kota Sorong, Kabupaten Sorong dan Kota Manokwari.

(wk/wahy)

You can share this post!

Related Posts