Anies Baswedan Ingin Sediakan Perpustakaan Di Setiap Stasiun MRT
Nasional

Ingin tingkatkan minat baca di Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan sedang mendorong Moda Raya terpadu (MRT) untuk menyediakan perpustakaan buku di setiap stasiun.

WowKeren - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sedang berencana untuk membuat perpustakaan yang berisi kumpulan buku-buku di setiap stasiun pemberhentian Moda Raya Terpadu (MRT). Rencana ini dilakukan sebagai upaya pemerintah untuk meningkatkan minat baca bagi warga Jakarta.

Anies menjelaskan jika perpustakaan kecil di setiap stasiun MRT ini telah terealisasikan, maka warga akan bebas meminjam buku saat menaiki MRT. Perpustakaan yang dicanangkan Anies ini bukan sebuah perpustakaan besar melainkan hanya rak-rak yang berisi sekumpulan buku dimana penumpang bisa mengambil untuk dibaca.

Prosedur peminjaman ini sendiri sangat mudah yaitu penumpang mengambil buku yang disediakan kemudian buku dapat dibawa dan dibaca sepanjang perjalanan hingga ke stasiun tujuan. Nantinya buku dapat dikembalikan dengan diletakkan kembali ke rak yang ada di stasiun tempat penumpang tersebut turun.

"Sesegera mungkin lagi dalam proses, jadi saya minta di semua stasiun MRT disiapkan tempat perpustakaan," jelas Anies Baswedan seusai membuka pameran buku Internasional IIBF di JCC, Senayan, Jakarta Selatan pada Rabu (4/9). "Bukan perpustakaan besar ya, tapi rak-rak buku di mana penumpang bisa mengambil buku untuk baca lalu bisa dibaca sepanjang stasiun. Nanti bisa dikembalikan di stasiun tempat dia akan turun."


Saat disinggung perihal kapan wacana ini terealisasi, Anies menargetkan agar layanan perpustakaan yang berada di setiap stasiun MRT ini akan tersedia di tahun ini. "Iya, harus tahun ini (jadi dibangun)," kata mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia ini.

Tak hanya merencanakan untuk membuat perpustakaan di stasiun MRT, Anies Baswedan juga terus berencana untuk menggencarkan minta baca warga DKI Jakarta ke berbagai tempat. Ia berencana untuk meningkatkan kualitas perpustakaan di setiap sekolah-sekolah, kemudian di tempat-tempat umum seperti stasiun dan pasar, dan yang terakhir Anies beserta pemerintah akan berusaha untuk mengembangkan pasar buku dengan mengupayakan harga sewa toko buku yang lebih murah.

"Satu, di sekolah. Kedua adalah di ruang-ruang seperti stasiun kemudian arena-arena umum, itu akan kita bangun lebih banyak perpustakaan, tempat-tempat penjualan buku," kata Anies saat menjelaskan terkait rencananya meningkatkan minat baca warga DKI. "Yang ketiga, pasar buku. Pasar buku ingin dikembangkan lebih jauh."

Terakhir, Anies Baswedan menyampaikan jika rendahnya ketertarikan masyarakat terhadap buku bukan karena harga buku yang mahal di Indonesia. Ia mengatakan jika persoalan utama adalah rendahnya daya baca dari masyarakat Indonesia itu sendiri.

(wk/wahy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait