Ban Pecah Sebabkan Kecelakaan di Jagorawi Hingga Tewaskan 3 Orang, Begini Kata Polisi
Nasional

Kecelakaan maut kembali terjadi di Tol Jagorawi. Kecelakaan yang menewaskan 3 orang tersebut disebabkan karena kondisi ban pecah sehingga membuat pengemudi hilang kendali.

WowKeren - Sebuah kecelakaan maut terjadi di Tol Jagorawi KM 36+600 pada minggu (15/9). Kecelakaan tersebut menewaskan tiga orang. Adapun penyebabnya adalah sebuah mobil yang mengalami pecah ban.

Kapolres Bogor AKBP Andi Moch Dicky mengatakan bahwa dampak yang ditimbulkan ketika ban kendaraan pecah bisa sangat membahayakan. "Kalau ban pecah itu kerawanannya kita tidak bisa handling kendaraan," kata Dicky dilansir dari Detik.


Oleh sebab itu, pecah ban bisa menjadi salah satu penyebab kecelakaan yang cukup fatal. Terlebih lagi jika kendaraan tengah melaju dalam kecepatan tinggi, ban yang pecah tiba-tiba bisa mengakibatkan kendaraan terbalik.

Untuk itu, ia mengimbau agar setiap pemilik kendaraan betul-betul memperhatikan kondisi ban mereka. Kondisi ban harus diperiksa sebelum melakukan perjalanan untuk memastikan keselamatan. "Paling bahaya itu pecah ban, sehingga perawatan ban itu harus diperhatikan betul-betul," imbuh Dicky.

Ia mengingatkan bahwa jika kondisi permukaan ban sudah halus dan tipis maka itu tandanya ban kendaraan harus segera diganti. Begitu juga jika terjadi ban bocor. Ia menyarankan agar tambelan ban tidak terlalu banyak. "Kalau sudah tipis itu harus segera diganti. Juga jangan terlalu banyak tambelan," tuturnya.

Bukan hanya kendaraan biasa, Dicky juga mengingatkan penggunaan ban pada truk. Ban yang digunakan oleh truk wajib untuk memenuhi standard. "Kalau ban vulkanisir itu tidak sesuai dengan spek ban. Ban itu ada SNI-nya, kalau tidak SNI nggak boleh digunakan," imbuh Dicky.

Kecelakaan yang terjadi di Tol Jagorawi tersebut tak hanya menyebabkan tiga orang tewas, namun juga membuat sejumlah lainnya luka-luka. "Korban lainnya kan juga dirawat. Bagaimana memeriksanya coba oleh penyidik," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko masih dilansir dari Detik.

Kecelakaan tunggal tersebut bermula saat kendaraan Suzuki APV bernopol F-1196-DH melintas dari arah Bogor menuju Jakarta. Namun tiba-tiba, mobil yang dikemudikan oleh Josni Jafet Tigor mengalami pecah ban pada bagian belakang kanan. Akibatnya, mobil tidak bisa dikendalikan lalu oleng ke kiri dan terguling.

You can share this post!

Related Posts
Loading...