Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Anies Baswedan Sebut Ancaman Komunis
Nasional

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjadi inspektur acara dalam peringatan Hari Kesaktian Pancasila dan menyinggung soal ancaman komunis di Indonesia.

WowKeren - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ikut memperingati Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh tepat pada 1 Oktober. Anies Baswedan memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di lapangan silang selatan Monumen Nasional (Monas), Jakarta pada Selasa (1/10).

Upacara tersebut dihadiri oleh sejumlah staf dan jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Saat memberikan sambutan, Anies Baswedan menyebutkan soal berbagai ancaman ideologi yang terjadi di Indonesia.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini menyinggung soal ancaman ideologi komunis yang bisa terjadi di Indonesia. Menurutnya, peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini harus disadari oleh seluruh lapisan masyarakat untuk peka terhadap segala keberadaan ancaman ideologi komunis yang terjadi.

"Ketika kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila mengingatkan kita bahwa ancaman penggantian ideologi pancasila dengan komunis itu nyata," kata Anies dalam pidatonya. "Itu bukan fiksi tapi itu adalah kenyataan dan sudah berulang kali."


Oleh sebab itu, Anies Baswedan kembali mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada dan melawan segala ancaman terkait kemungkinan penggantian ideologi Pancasila menjadi Komunis. Anies bahkan mengungkapkan cara-cara yang bisa dilakukan masyarakat dalam menghindari paham-paham komunisme.

Gubernur DKI ini meminta agar masyarakat selalu berpegang teguh dan menerapkan nilai-nilai Pancasila pada kehidupan sehari-hari. Anies mencontohkan salah satu sila yaitu sila keadilan sebagai pedoman masyarakat dalam melawan segala bentuk komunisme yang berusaha disebarkan berbagai pihak yang ingin memecah belah bangsa. Sila keadilan sosial dinilai dapat menghadirkan keseimbangan untuk masyarakat Indonesia dalam memegang teguh ideologi yang benar.

"Sila yang paling penting dihadirkan adalah sila keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia," jelas Anies Baswedan. "Kalau ada pelaksanaan seadil-adilnya, sila keadilan sosial maka insyaAllah, ideologi-ideologi alternatif yang dipaksakan tidak akan menembus."

Tak hanya Anies Baswedan, Presiden Joko Widodo juga memperingati Hari Kesaktian Pancasila dengan menjadi inspektur upacara di halaman Monumen Pancasila Sakti, Kompleks Lubang Buaya, Jakarta pada hari yang sama. Pada upacara tersebut, Jokowi turut didampingi Ibu Negara Iriana serta Wakil Presiden Jusuf Kalla dan istri Mufidah Kalla. Tampak juga sejumlah pimpinan tinggi negara dan jajaran menteri kabinet.

(wk/wahy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait