Heboh! Napi Madura Ini Sukses Kabur Dari Penjara Dengan Modal Sendok Makan
Nasional

Heboh! Dua narapidana dari Rumah Tahanan Kelas IIB Sumenep, Madura, Jawa Timur berhasil melarikan diri dari penjara hanya dengan menggunakan sendok makan.

WowKeren - Kejadian menghebohkan terjadi Madura, Jawa Timur setelah dua narapidana dari Rumah Tahanan Kelas IIB Sumenep berhasil melarikan diri dari penjara hanya dengan modal sendok makan. Kedua narapidana tersebut bernama Matrawi (37) dan Abdul Baidi (32).

Berdasarkan data dari rutan, Matrawi merupakan warga Desa Jeruan Kaok, Kecamatan Batu Putih yang ditangkap setelah melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dengan vonis 2 tahun 6 bulan. Sementara itu Baidi merupakan warga Banaresep Barat, Kecamatan Lenteng yang ditangkap karena kasus narkoba dengan vonis selama 6 tahun penjara.

Menurut keterangan dari Kepala Rutan Klas IIB Sumenep Beni Hidayat, kedua napi ini berhasil kabur dari penjara tanpa adanya bantuan yang mengarah kepada keterlibatan petugas rutan yang membantu. Kedua napi ini melarikan diri setelah mereka berhasil melakukan pembobolan pada kunci sel tahanan.

Pihak rutan pun mengatakan jika kedua napi ini berhasil membobol kunci sel tahanan dengan menggunakan sendok makan. Saat ini pihaknya sedang meminta bantuan kepolisian guna mendalami kasus kaburnya kedua napi ini.


"Dari barang bukti yang kita temukan tidak ada alat yang mengarah kepada petugas rutan," kata Beni Hidayat pada Senin (30/9). "Tetapi kita tidak berhenti di situ, kita nanti minta bantuan dari pihak kepolisian."

Kejadian ini sendiri bukan hal yang pertama dilakukan oleh salah satu tersangka yaitu Matrawi. Diketahui sebelumnya Matrawi telah berhasil kabur dari penjara sebanyak dua kali pada tahun 2018 dan 2019.

Kejadian pertama terjadi pada tahun 2018 dimana Matrawi berhasil kabur dari tahanan dan berhasil ditangkap oleh tim kepolisian. Kemudian dirinya mengulang kembali aksinya pada bulan Februari 2019 bersama beberapa tahanan lainnya. Kepolisian berhasil meringkus kembali Matrawi pada 17 Juni 2019.

Gerah dengan tindakan Matrawi, petugas rutan lantas menjebloskannya ke dalam sel isolasi. Matrawi menjalani penahanan dengan tangan diborgol serta kaki dirantai ke pintu sel tahanan. Pengetatan tahanan tersebut membuat Matrawi kesulitan untuk melarikan diri.

Namun penahanan ketat tersebut tetap membuat Matrawi seolah tak hilang akal. Dia tetap bisa melepaskan diri dengan dua tembok tahanan dijebol, rantai kaki dan satu borgol tangan berhasil ia buka. Matrawi kemudian melarikan diri dengan satu borgol di tangannya. Borgol tersebut diketahui tidak mengalami kerusakan sehingga masih menjadi misteri bagaimana Matrawi berhasil kabur dari pengamanan super ketat.

(wk/wahy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait