Polda Maluku Utara lantas membenarkan bahwa salah satu anggotanya, yakni seorang oknum polwan berinisial NOS, diamankan Densus 88 di Yogyakarta pekan lalu.
- Bertilia Puteri
- Rabu, 02 Oktober 2019 - 18:39 WIB
WowKeren - Densus 88 Antiteror menangkap seorang oknum polisi wanita yang bertugas di Polda Maluku Utara. Polwan berinisial NOS tersebut diamankan atas dugaan keterkaitan dengan jaringan terorisme.
Polda Maluku Utara lantas membenarkan bahwa salah satu anggotanya diamankan Densus 88 di Yogyakarta pada Jumat (27/9) pekan lalu. NOS kabarnya ditangkap lantaran dugaan keterkaitannya dengan jaringan terorisme Wawan Wicaksono yang ditangkap di Salatiga, Jawa Tengah, pada hari yang sama.
Sebelumnya, polwan berpangkat Bripda tersebut juga pernah diamankan Polda Jawa Timur di Surabaya lantaran diduga meninggalkan tugas dan memakai identitas palsu dalam penerbangan dari Ternate ke Surabaya. Bripda NOS kemudian dikembalikan ke Polda Malut untuk dibina.
NOS sendiri sebulan belakangan dilaporkan telah meninggalkan tugas tanpa izin alias desersi. Hal ini disampaikan langsung oleh Kapolda Malut, Brigjen Suroto. Menurutnya, Polda Malut sudah berusaha mencari Bripda NOS dengan menerbitkan daftar pencarian orang (DPO) atas namanya. Namun pencarian tersebut tak membuahkan hasil hingga muncul kabar Bripda NOS ditangkap Densus 88.
"Kita sudah berusaha mencarinya dengan menerbitkan DPO. Tapi ternyata kemarin dapat informasi dari Densus 88 (NOS) ditangkap di Jogja," tutur Suroto di Mapolda Malut dilansir CNN Indonesia pada Rabu (2/10). "Jadi teman-teman (polisi) di Jogja tahu dia anggota kita dari DPO yang kita sebarkan."
Suroto lantas menjelaskan bahwa sebelum desersi, NOS bertugas seperti biasa. Diketahui, NOS tersebut bertugas di Satuan Logistik Polda Malut.
"Kita tidak tahu bagaimana sampai bisa terpapar (radikalisme). Sekarang kita dalam proses untuk lakukan sidang kode etik profesi," jelas Suroto. "Dengan terpapar seperti itu berarti dia sudah tidak layak menjadi anggota Polri. Kasus hukumnya Densus 88 yang tangani."
(wk/Bert)