Pasokan listrik di Papua amat melimpah sehingga motor listrik menjadi salah satu alternatif yang sangat cocok bagi masyarakat di sana untuk mobilitas atau pengangkutan.
- Zodiak Yanuarita
- Kamis, 03 Oktober 2019 - 12:02 WIB
WowKeren - Kendaraan listrik menjadi salah satu alternatif masyarakat untuk transportasi ramah lingkungan. Sebab tak dipungkiri, gas buang dari kendaraan bermotor lambat laun telah menurunkan kualitas udara, terutama di kota-kota besar yang padat penduduk.
Selain itu, kendaraan listrik juga diharapkan bisa menekan angka impor migas yang selama ini disebut-sebut sebagai biang kerok tekornya neraca dagang RI. Komitmen pemerintah untuk mendorong masyarakat agar menggunakan mobil listrik diwujudkan dengan rilisnya Perpres Nomor 55 Tahun 2019 Tentang Kendaraan Bermotor Listrik.
Sejak aturan tersebut rilis, penjualan mobil listrik kian meningkat. "(Tren pemesanan) naik terus apalagi dengan Perpres 55 ini," kata Komisaris Utama PT Gaya Abadi Sempurna, Darma, di Hotel Millenium Sirih, Jakarta, Rabu (2/10).
Ia menuturkan bahwa motor listriknya yang bermerek Selis tersebut laku keras di Provinsi Papua. Hal ini tak lepas dari faktor banyaknya pasokan listrik di wilayah Indonesia bagian timur tersebut. Sebaliknya, pasokan bahan bakar minyak di sana jauh lebih sedikit sehingga masyarakat kesulitan untuk mendapatkan BBM.
Di lain sisi, masyarakat perlu untuk terus melakukan mobilitas dari satu tempat ke tempat lain. Oleh sebab itu, kendaraan listrik menjadi alternatif yang pas.
"Kebanyakan ke Papua. Di sana kan kesulitan BBM, tapi listrik mereka berlimpah ruah," jelas Darma. "Mereka hanya bisa transportasinya pakai ini (Selis). Dan mereka perlu speed untuk angkutan, jadi mereka perlu motor."
Dalam sebulan, Darma mengatakan pihaknya bisa menjual rata-rata 50 unit motor listrik. Penjualan motor Selis telah dilakukan sejak tiga tahun lalu, bahkan sebelum aturan tersebut keluar. "Sudah sejak tiga tahun yang lalu. Sudah banyak yang beli, di Papua sana," imbuh Darma.
Brand Selis tak hanya terbatas pada motor listrik namun juga sepeda listrik yang menjadi andalannya. "Sepeda listrik dan motor listrik kami produksi 100 ribu unit per tahun. Lebih besar di sepeda. Dan hari Senin ini kita IPO, go public. Karena kita sudah 8 tahun produksinya, sepedanya," jelas Darma.
(wk/zodi)