Curhatan Ustaz Muallimin soal anak santri di Wamena yang menangis dan meminta agar para gurunya tak meninggalkan mereka menjadi viral. Warga Twitter pun ramai-ramai membuat tagar #RusuhWamenaRusuhRekayasa demi mengkritik pemerintah.
- Wahyu
- Jumat, 04 Oktober 2019 - 08:45 WIB
WowKeren - Pesantren Hidayatullah adalah salah satu pesantren yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, tak terkecuali Wamena, Jayapura, Papua. Baru-baru ini curhatan ketua DPW Hidayatullah Papua Ustaz Mualliman menjadi viral di media sosial.
Pasalnya dalam curhatan tersebut, ustaz Mualliman menceritakan tentang perjuangan para kiai dan ustaz-ustaz lain untuk berdakwa di Wamena. Ia menyebutkan jika pihaknya juga takut dan khawatir soal kerusuhan di Wamena beberapa waktu lalu, namun ia memilih untuk tetap bertahan demi anak-anak santri dan membangun agama Islam di tanah Papua.
Lebih lanjut, ustaz Mualliman juga menceritakan banyaknya dukungan dari masyarakat sekitar agar pihaknya tidak meninggalkan Wamena meski tengah diliputi teror kerusuhan. Bahkan tak sedikit dari anak-anak itu yang menangis meminta agar para ustaz dan ustazah-nya tak pergi meninggalkan mereka.
“Ustazah dan Ustaz jangan pulang, kalau guru-guru pulang kami akan kemana, Pasti kami akan tinggalkan shalat dan buka aurat,” kata anak-anak itu dalam curhatan ustaz Mualliman. "Ustazah jika pulang, maka Islam ini akan ikut hilang, Kami siap menjaga ustazah dan Ustaz serta guru -guru lainnya asalkan tidak meninggalkan tempat ini, Kami yang akan menjadi manusia terdepan manakala ada serangan dari luar sebelum ke guru-guru."
Isi curhatan yang membuat hati miris itu tentu saja mendapat perhatian dari warganet. Pada Jumat (4/10) pukul 07.00 WIB pagi tagar #RusuhWamenaRusuhRekayasa berada di posisi ketiga trending topic Indonesia dengan ribuan cuitan dari pengguna Twitter.
Tak sedikit dari warganet yang merasa iba dengan kisah tersebut. Ada pula yang ingin mendoakan agar keadaan di Wamena kembali aman dan damai. Bahkan tak sedikit dari warganet yang mengkritik pemerintah yang lebih sibuk memikirkan hal lain ketimbang isu darurat yang terjadi di bumi Cendrawasih tersebut.
Sebelumnya, telah diberitakan jika keadaan di Wamena sudah kondusif. Namun masih banyak warga yang diungsikan ke daerah-daerah lain dan pendatang yang dipulangkan ke daerah asalnya. Aparat keamanan juga masih melakukan penelusuran terkait pelaku kerusuhan yang terjadi di Wamena beberapa waktu lalu.
(wk/wahy)