Banyak Situs Sejarah, Proyek Tol Solo-Jogja Baru Bisa Dimulai 2020
Twitter/KemenPU
Nasional

Penentuan lokasi proyek tol tidak bisa dilakukan sembarangan namun harus melalui sejumlah pertimbangan, termasuk memastikan bahwa ruasnya tidak menyasar situs purbakala di sana.

WowKeren - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah saat ini tengah menunggu usulan terkait penetapan lokasi Jalan Tol Solo-Yogyakarta. Pembangunan ini rencananya akan dimulai pada awal 2020.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah Hanung Triyono mengatakan ada sejumlah alasan yang menjadi kendala dalam penentuan lokasi proyek. Salah satunya yakni ruas jalan tol harus menghindari lokasi-lokasi yang banyak terdapat situs sejarah.

Tak hanya situs bersejarah, namun juga air. Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Klaten sempat meminta agar pembangunan tol yang ada di antara Umbul Geneng dan Umbul Lanang digeser. Hal itu lantaran di sana terdapat mata air.

"DED sudah ini masih proses penentuan lokasi," tutur Hanung dilansir dari Okezone, Jumat (4/10). "Meski ada pergeseran diantaranya tidak melewati mata air."


Selain terkait adanya situs bersejarah dan mata air, Hanung juga mengungkapkan hal lain yang menurutnya menarik. Ada sebuah desa di Candisari Magelang yang penduduknya tidak mau pindah. Sebab, desa tersebut hanya dihuni oleh tujuh kepala keluarga. Terkait hal ini, Hanung pun menghormatinya.

"Pak kalau lewat sini satu desa tinggal tujuh KK," kata Hanung menjelaskan. "Nanti desa saya hilang. Jadi ini juga kita hormati kearifan lokal mereka."

Tak cukup sampai di situ, ada satu masalah lain yang menurutnya juga cukup sulit, yakni terkait masalah pembebasan lahan. Pembebasan lahan untuk pengembangan infrastruktur memerlukan proses yang cukup lama.

Sebab, hal itu juga tak lepas dari penentuan harga yang tergantung pada kondisi wilayah masing-masing. "Karena penentuan harga juga dari appraisal dan tergantung dari situasi dan kondisi wilayah," imbuh Hanung.

Penemuan situs bersejarah pada proyek tol bukan baru pertama kali ini terjadi. Sebelumnya, proyek konstruksi Jalan Tol Pandaan-Malang sempat dihentikan sementara usai situs purbakala peninggalan Kerajaan Majapahit ditemukan di sana. Situs bersejarah tersebut tertimbun sejauh 40 cm dari permukaan tanah.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait