Sejumlah mahasiswa telah mengancam akan kembali turun ke jalanan untuk menggelar aksi demonstrasi jika Presiden Joko Widodo tidak kunjung mengesahkan Perppu KPK.
- Wahyu
- Rabu, 09 Oktober 2019 - 10:55 WIB
WowKeren - Sejumlah mahasiswa telah mengancam akan kembali turun ke jalanan untuk menggelar aksi demonstrasi. Hal ini akan dilakukan mahasiswa jika Presiden Joko Widodo masih belum menetapkan langkahnya terkait polemik revisi UU KPK.
Presiden Mahasiswa Universitas Trisakti Dino Ardiansyah mengatakan jika hingga saat ini, mahasiswa masih bersabar menunggu keputusan maupun statement dari Presiden Jokowi. Mahasiswa terus mendesak agar Jokowi segera menerbitkan Perppu KPK. Dino Ardiansyah mengatakan jika saat ini mahasiswa Trisakti masih menunggu dan memberi waktu bagi Jokowi untuk menetapkan keputusannya terkait Perppu KPK hingga tanggal 14 Oktober 2019.
"Kalau dari Trisakti, masih menunggu sikap Pak Jokowi soal situasi nasional saat ini," jelas Dino Ardiansyah pada hari Rabu (9/10). "Minimal ada statement akan mengeluarkan Perppu KPK saat tanggal 14 Oktober 2019."
Perwakilan dari Universitas Trisakti ini mengaku tidak mempermasalahkan jika Jokowi batal untuk tidak mengeluarkan Perppu KPK. Namun Dino meminta agar Jokowi dapat memberikan alasan yang jelas dan rasional kepada masyarakat Indonesia mengapa tidak bisa mengesahkan Perppu KPK tersebut.
Mahasiswa juga akan terus melakukan berbagai cara agar pengesahan revisi UU KPK yang telah dilakukan dapat dibatalkan. "Tapi semua cara akan dicoba oleh mahasiswa (untuk meminta kejelasan soal Perppu KPK), termasuk judicial review juga akan tetap dicoba," ujar Dino Ardiansyah.
Dino juga menegaskan jika Pemerintah Indonesia masih tidak merespons terkait tuntutan mahasiswa, maka dipastikan jika sejumlah mahasiswa akan kembali menggelar aksi demonstrasi kembali di depan Gedung DPR seperti sebelumnya. Walau begitu, Dino masih belum dapat memastikan terkait kapan aksi unjuk rasa tersebut akan kembali digelar.
"Tapi kalau tidak direspons, rencananya Trisakti bersama kawan-kawan yang lain akan turun aksi lagi," tegas Dino. "Untuk tanggalnya kapan, masih proses konsolidasi dan komunikasi terus dengan yang lain."
Disinggung apakah mahasiswa Trisakti akan menggelar aksi demonstrasi saat pelantikan, Dino mengatakan jika pihaknya belum merencanakan hingga kesana. "Tapi kalau saat pelantikan (presiden dan wakil presiden tanggal 20 Oktober), belum ada ke arah sana sih," tutup Dino.
(wk/wahy)