Dua Tahun Jadi Gubernur DKI, Golkar Kritik Program Anies Baswedan Ini Tambah Bikin Macet
Instagram/aniesbaswedan
Nasional

Sudah genap dua tahun menjadi Gubernur DKI Jakarta, Program Anies Baswedan Ini mendapatkan kritik dari Golkar karena dinilai justru tambah bikin macet.

WowKeren - Anies Baswedan akhirnya telah genap menjalani jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta selama dua tahun. Walau begitu, sejumlah pihak telah memberikan kritiknya terhadap Anies yang dinilai masih memiliki banyak pekerjaan rumah terkait banyaknya permasalahan di Jakarta yang masih belum terselesaikan.

Salah satu kritik dilayangkan Partai Golkar DKI Jakarta ke Anies terkait program integrasi transportasi umum. Ketua Fraksi Golkar DKI Jakarta Basri Baco mengatakan jika program Anies dalam mengembangkan transportasi memang sudah terlihat, namun justru memberikan permasalahan lainnya.

Anies Baswedan diketahui sedang melakukan program pelebaran jalan di trotoar agar pejalan kaki menjadi lebih leluasa dalam menjalankan aktivitasnya. Namun program ini dinilai Basri justru semakin memperkecil jalan raya pengguna kendaraan sehingga berpotensi meningkatkan kemacetan.

"Terkait itu (integrasi transportasi) dipertahankan saja programnya dan dimaksimalkan. Tujuannya kan mengurangi macet," jelas Basri Baco dalam keterangannya, Selasa (15/10). "Tapi di sisi lain Anies memperkecil jalan dan melebarkan trotoar sehingga bikin macet lagi di beberapa ruas jalan. Jadi aneh? Di sisi lain mau mengurangi macet di sisi lain bikin tambah macet."


Basri Baco juga menyoroti program Anies lainnya yaitu terkait pembangunan jalur khusus sepeda di Jakarta. Menurut Basri, program tersebut dirasa sia-sia dan membuang anggaran negara karena minimnya masyarakat yang memakai jalur tersebut. Anies dinilai melakukan kebijakan program trek sepeda tersebut tanpa mengkaji terlebih dahulu dengan matang.

"Terkait trek sepeda, mana hasilnya? Nggak ada juga yang pakai karena kebijakannya asal," kritik Basri. "Yang demikian, dikaji dulu baik-baik. Warga perlunya itu atau bukan, buang-buang anggaran saja."

Basri lantas meminta Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut untuk fokus terhadap permasalahan pedagang kaki lima (PKL) di Tanah Abang yang lebih mendesak. PKL Tanah Abang saat ini dinilai sudah kembali melanggar peraturan dengan tetap berjualan di trotoar.

"Lihat Tanah Abang, balik kacau lagi. Tidak ada niat tulus dan serius untuk melaksanakan (penertiban)," kata Basri. Oleh sebab itu, Basri meminta agar Anies dapat segera membuat program-program yang dinilai lebih mendesak untuk dilakukan demi kepentingan masyarakat Jakarta.

(wk/wahy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait