Viral Motivator Tampar Pelajar Saat Seminar, Ternyata Ini Alasannya
Nasional

Video seorang motivator yang menampar beberapa siswa SMK Muhammadiyah 2 Malang mendadak viral di media sosial. Inilah alasan yang diungkapkan polisi terkait kasus tersebut.

WowKeren - Baru-baru ini media sosial tengah diviralkan dengan video ditamparnya beberapa siswa oleh seorang motovator saat seminar. Pelajar yang ditampar oleh sang motivator itu diketahui merupakan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhammadiyah 2 Kota Malang.

Dalam video itu terlihat sejumlah siswa berbaris di depan kelas dan ditampar satu per satu oleh seorang motivator digital marketing bernama AS alias AP pada Kamis (17/10) di tengah acara seminarnya. Nur Cholis, kepala sekolah SMKN 2 Malang membenarkan bahwa siswa yang ditampar tersebut berasal dari sekolahnya. Akan tetapi, menurutnya, pihak yang bersangkutan sudah meminta maaf.

"Iya itu video di sekolah kami, kejadiannya tadi pagi," kata Nur Cholis ketika dikonfirmasi pada Kamis malam (17/10)," kata Nur Cholis yang dilansir Kumparan pada Kamis (17/10). "Tapi yang bersangkutan sudah minta maaf, sudah selesai masalahnya."


Sementara itu, berdasarkan laporan Kasatreskrim Polres Malang Kota, AKP Komang Yogi Arya Wiguna pada Jumat (18/10), saat itu muncul kata "Gob**k" di layar LCD akibat salah ketik. Sebagian peserta yang merupakan siswa SMK Muhammadiyah 2 Malang itu pun lantas tertawa.

Sang motivator rupanya tersinggung dengan tawa para pelajar yang mayoritas laki-laki itu. Motivator tersebut kemudian meminta para pelajar yang tertawa untuk mengakui dan mereka diminta maju ke depan. Beberapa saat kemudian, motivator itu kemudian meneriakkan kata "Gob**k" sambil menempeleng para pelajar yang berdiri itu.

"Karena ada kesalahan ketik dari yang buat laporan (notulen). Kemudian beberapa siswa ketawa," jelas Kasatreskrim Polres Malang Kota, AKP Komang Yogi Arya Wiguna yang dilansir Merdeka pada Jumat (18/10). "Ditanya siapa yang tertawa, disuruh maju digampar dan ditempeleng."

Yogi mengatakan bahwa pihaknya saat ini sudah mengantongi identitas sang motivator itu. Sementara itu, saat polisi sedang mengumpulkan keterangan sebagai bahan penyidikan.

"Sudah, identitas sudah dikantongi orang Malang, sekarang kita lakukan penyidikan, kita upayakan kita amankan," tuturnya. "Masih kita lakukan penyidikan, terlapor masih kita cari. Kalau nanti diamankan akan kita informasikan."

(wk/wahy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait