Sedianya hari ini (25/10), informasi soal seleksi CPNS 2019 akan diumumkan oleh Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Namun rupanya hingga saat ini belum ada kejelasan terkait seleksi.
- Bertilia Puteri
- Jumat, 25 Oktober 2019 - 14:23 WIB
WowKeren - Sedianya hari ini, Jumat (25/10), Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) akan mengumumkan informasi lebih lanjut terkait seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019. Namun demikian, kendati telah "dicari-cari" oleh masyarakat luas, "hilal" seleksi ini tak kunjung terlihat.
Menanggapinya, pihak KemenPAN-RB pun akhirnya buka suara. Dilansir dari Liputan 6, rupanya pengumuman seleksi CPNS 2019 disebut-sebut batal dilaksanakan hari ini.
Informasi ini disampaikan oleh Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik (Karo Hukip) KemenPAN-RB, Andi Rahadian. Menurut Andi, belum ada kepastian kapan pengumuman seleksi akan disampaikan ke publik.
"Sepertinya belum (dibuka)," ujar Andi, Jumat (25/10). "Waktu pengumuman masih akan dikonfirmasi lagi ya."
Untuk diketahui, MenPAN-RB periode 2014-2019, Syafruddin telah mengungkapkan rencana pengumuman seleksi CPNS 2019. Namun pada Rabu (23/10) kemarin, sosok Syafruddin telah digantikan oleh Tjahjo Kumolo selaku MenPAN-RB yang baru.
Pergantian tampuk kepemimpinan inilah yang menjadi salah satu alasan seleksi CPNS 2019 batal diumumkan. Deputi Bidang SDM Aparatur KemenPAN-RB, Setiawan Wangsaatmaja, menyebut pihaknya perlu berkoordinasi terlebih dahulu dengan Tjahjo.
"Tentunya bahwa kami akan melaporkan terlebih dahulu kepada Pak Tjahjo. Sekarang hari ini kan baru saja sertijab dilakukan," kata Setiawan di Gedung KemenPAN-RB, Rabu (23/10). "Barangkali nanti ketika Pak Tjahjo atau Menteri PANRB yang baru ini ada waktu untuk kami laporkan, kami akan melaporkan terlebih dahulu."
Kendati demikian, Setiawan memperkirakan pengumuman seleksi CPNS tetap dilakukan pada akhir bulan ini. Terkait jadwal pastinya, MenPAN-RB Tjahjo lah yang disebut akan mengumumkan.
"Kalau kami tetap mempertahankan di akhir Oktober ini. Tepatnya nanti (dirundingkan) dengan Pak Tjahjo dulu," tutur Setiawan. "Kalau seumpamanya arahan dari pak menteri baru tanggal sekian, ya kita akan kabarkan lagi."
Sementara itu, jumlah penerimaan PNS pun disebut-sebut akan dikurangi. Hal ini dilakukan demi mewujudkan impian Jokowi untuk melakukan reformasi sehingga menghasilkan birokrasi yang lebih efisien.
"Jadi penerimaan pegawai akan sesuai kebutuhan," kata Tjahjo di Istana Merdeka, Kamis (24/10). "Dibutuhkan penyuluh pertanian, dibutuhkan pegawai Puskesmas yang bidang itu."
(wk/Bert)