Gibran putra Jokowi memutuskan untuk ikut dalam pemilihan calon Wali Kota Solo 2020. Ia maju bersama dengan PDIP, Puan Maharani selaku Ketua DPP partai pun mengatakan jika Gibran masih memiliki peluang untuk mendapatkan kursi Solo 1.
- Nidya Putri
- Senin, 28 Oktober 2019 - 13:54 WIB
WowKeren - Putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka mantap untuk maju ke bursa Pemilihan Wali Kota Solo. Ia bahkan sudah mengantongi restu dari Ketua Umum Partai berlogo kepala banteng tersebut Megawati Soekarnoputri.
Ketua DPP PDIP Puan Maharani pun menyebut jika putra Jokowi itu masih memiliki kesempatan menjadi calon Wali Kota Solo dari PDIP. Bahkan kesempatan itu disebut sama dengan calon-calon lain sesuai dengan mekanisme yang berlaku.
"Ya iya dong (Gibran masih punya kesempatan). Semuanya dari mana saja dari siapa saja mekanismenya seperti itu," kata Puan di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (28/10). "Pertama, mendaftar dulu, kemudian masuk fit and proper dan lain-lain, kemudian baru diputuskan."
Mekanisme yang dimaksud adalah mereka yang ingin maju mencalonkan diri dalam pilkada harus mengikuti mekanisme berjenjang di lingkup internal PDIP. Setelah di DPC, PDIP masih memperbolehkan bakal calon yang ingin maju pilkada mendaftar melalui DPD dan DPP partai.
"Jadi jenjang itu sebenarnya masih bisa dilakukan. Dan mekanisme itu bisa saja dilakukan," papar Puan. "Jadi memang selama belum ada keputusan kita membuka lebar pintu pendaftaran bagi siapa aja yang berminat untuk maju pilkada atau menjadi calon yang akan ikut pilkada melalui jenjang kepartaian tersebut."
Namun, Puan tak berspekulasi lebih lanjut soal adanya kemungkinan perpecahan di DPC PDIP Solo jika Gibran yang dipilih oleh DPP, sementara DPC sudah memiliki calon sendiri. Menurutnya, masih banyak waktu menuju pergelaran Pillkada 2020. "Ini kan pilkadanya juga masih tahun 2020, masih lama. Masih lama, masih lama, masih 2020," ujarnya.
Sebelumnya telah diberitakan jika Gibran menemui Ketum PDIP Megawati pada Kamis (24/10) lalu. Gibran bertolak ke rumah Megawati usai DPC PDIP tegas menutup pendaftaran dengan alasan telah ada pasangan calon yang diusulkan untuk dimintakan rekomendasi ke DPP.
Calon yang dijagokan DPC itu adalah Achmad Purnomo-Teguh Prakosa. Purnomo saat ini menjabat Wakil Wali Kota Solo, sedangkan Teguh saat ini menjabat Sekretaris DPC PDIP Kota Solo.
(wk/nidy)