Hasto PDIP Soal Pemilihan Kabinet Jokowi: Presiden Bukan Penjual Es Krim
Nasional

Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Hasto Kristiyanto menuturkan bahwa hal wajar jika ada pihak yang tidak puas dengan hasil pilihan presiden soal komposisi menteri.

WowKeren - Presiden Joko Widodo alias Jokowi telah melantik menteri-menteri yang akan membantunya di periode kedua pemerintahannya. Sayangnya, tak semua pihak bisa merasa puas dengan pemilihan komposisi kabinet Jokowi tersebut.

Terkait hal ini, Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto angkat bicara. Ia menilai Presiden Joko Widodo sudah sangat bijak dan baik dalam memilih menteri anggota Kabinet Indonesia Maju.

Jika ada pihak yang merasa kurang puas dengan pemilihan menteri-menteri tersebut, Hasto menganggap hal itu adalah wajar. Sebab sebagai seorang presiden, Jokowi memegang tanggung jawab yang besar untuk memimpin negara.

"Pemimpin itu menurut Steve Jobs, bukan penjual es krim yang membuat semuanya senang," kata Hasto di GOR Bulungan Jakarta, Senin (28/10). "Pemimpin itu memegang tanggung jawab bagi kemajuan."


Hasto menegaskan bahwa ukuran keberhasilan pemimpin bukan dilihat dari seberapa bisa ia memberikan kepuasan bagi semua pihak. Ia pun mengapresiasi Jokowi yang sudah menggunakan hak prerogatifnya dengan baik dalam menentukan menteri-menterinya.

Seperti diketahui, tak semua menteri yang ada di Kabinet Indonesia Maju berasal dari partai politik. Beberapa di antara mereka berasal dari kalangan profesional dari berbagai bidang yang menurut Jokowi sesuai untuk mengemban bidang tertentu.

"Ya, artinya presiden menunjukkan kualitas seorang pemimpin yang rendah hati," tutur Hasto. "Sehingga beliau menunjukkan presiden punya hak prerogatif."

Sebelumnya, politikus Partai Demokrat Andi Arief sempat mempersoalkan komposisi kabinet Jokowi yang tidak satupun berasal dari Demokrat. Ia menduga ada dendam Megawati bukan hanya kepada SBY, tapi hingga ke anaknya, AHY dalam pemilihan anggota kabinet tersebut.

Terkait hal ini, Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Puan Maharani buka suara. Ia menegaskan bahwa hubungan antara Megawati dengan Susilo Bambang Yudhoyono selaku Ketua Umum Partai Demokrat masih baik-baik saja. "Baik-baik saja lah. Kenapa? Saya sering ketemu, Ibu juga ketemu. Kemarin pelantikan juga bareng-bareng," tegas Puan di Gedung DPR, Senin (28/10).

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait