Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily menilai tepat pernyataan Amien yang akan memberikan waktu pada pemerintahan sebelum melontarkan kritik agar kritik tersebut obyektif.
- Zodiak Yanuarita
- Selasa, 29 Oktober 2019 - 16:15 WIB
WowKeren - Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais menyatakan akan menahan diri untuk tidak mengkritik Presiden Joko Widodo alias Jokowi. Ia akan memberikan waktu pada pemerintahan Jokowi untuk bekerja selama 6 bulan hingga satu tahun ke depan.
Terkait hal ini, Partai Golongan Karya ikut angkat bicara. Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily mengusulkan agar Amien tak hanya mengkritik Jokowi namun juga Prabowo Subianto. Seperti diketahui, Prabowo telah diangkat sebagai Menteri Pertahanan untuk membantu Jokowi di pemerintahan.
"Tentu kritik itu bukan hanya kepada Pak Jokowi," kata Ace dilansir dari CNN Indonesia, Selasa (29/10). "Tapi juga disampaikan kepada Pak Prabowo yang sudah ada dalam pemerintahan."
Menurut Ace, Prabowo patut dikritik karena memiliki berbagai konsep pertahanan. Konsep pertahanan Prabowo harus bisa menjaga pertahanan dan menghadapi tantangan global. "Kebijakan (pertahanan Prabowo) itu harus bisa menjaga bangsa ini dari berbagai tantangan, terutama persaingan geopolitik antar negara dan kawasan," tegas Ace.
Terkait pernyataan Amien yang akan memberikan waktu pada pemerintahan sebelum melontarkan kritik, Ace menilai hal itu sudah tepat. Sebab, pemerintah harus diberi kesempatan waktu untuk bekerja sehingga dengan begitu kritik yang disampaikan sifatnya bisa obyektif. Kritik tetap diperlukan oleh pemerintah mengingat Indonesia merupakan negara demokrasi dimana ada oposisi di luar pemerintah.
"Tentu kita berharap kritik terhadap Pemerintahan Jokowi pada periode yang kedua ini dengan obyektif," lanjut Ace. "Kritik yang obyektif penting untuk menjaga keseimbangan politik dan dialektika demokrasi."
Sebelumnya, pernyataan Amien sempat mendapat tanggapan dari Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto. Hasto mengingatkan soal janji Amien yang menyatakan akan berjalan kaki dari Yogyakarta ke Jakarta.
Janji tersebut disampaikan Amien saat Pemilu 2014 lalu. "Ya mungkin mau jalan dari Yogya ke Jakarta, perhitungan yang disampaikan Pak Amien," kata Hasto di GOR Bulungan, Jakarta, Senin (28/10).
(wk/zodi)