Jadi Wamenhan, Trenggono Akui Belum Bagi Tugas Dengan Prabowo
Nasional

Wamenhan Trenggono mengaku jika dirinya dan Menhan Prabowo masih belum berbagi tugas kenegaraan. Pasalnya, keduanya lebih memilih untuk menyelesaikan tugas kenegaraan itu bersama-sama.

WowKeren - Sakti Wahyu Trenggono telah resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) oleh Presiden Joko Widodo pekan lalu. Ia ditunjuk sebagai wakil Menhan [Prabowo Subianto] untuk membantu dalam melaksanakan tugas-tugasnya.

Namun meski sudah resmi menjadi Wamenhan, Trenggono mengaku belum berbagi tugas dengan Prabowo. Hingga saat ini tugas kenegaraan telah dilakoni keduanya bersama-sama.

Seperti rencana melakukan kunjungan kerja ke PT Pindad pekan depan. Trenggono mengatakan akan melakukannya bersama dengan Prabowo, namun ia tidak menjelaskan secara rinci kapan waktunya.

Sekedar informasi PT Pindad merupakan industri pertahanan plat merah. "Rencana minggu depan," imbuhnya.

Saat dikonfirmasi soal proyek kerjasama pengembangan pesawat tempur KFX/IFX, Trenggono mengatakan sedang melakukan evaluasi dan belum ada keputusan. Begitu juga dengan pengadaan pesawat tempur Sukhoi.


"(KFX/IFX) Kita mengevaluasi sedang pelajari. Belum ada keputusan," pungkasnya. "Sama semua. (Sukhoi) baru dua hari, kita mesti ngecek dulu semua."

Sebelumnya, Prabowo dan wakilnya Trenggono telah melakukan kunjungan kerja ke Markas Besar (Mabes) TNI, Jakarta, Rabu (30/10). Hal ini diungkapkan oleh Prabowo lewat akun Twitter pribadi miliknya.

Dalam postingan tersebut, Prabowo turut menyertakan foto kunjungan kerjanya tersebut. Prabowo tampak disambut Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto usai turun dari mobil Toyota Alphard pribadinya.

Prabowo tampak mengenakan pakaian formal berwarna cream lengkap dengan dasi dan pecinya. Bersama dengan wakilnya Trenggono yang tampak mengenakan kemeja lengan panjang berwarna merah-hitam.

Diketahui jika Trenggono dipercaya untuk menjadi Wamenhan untuk mengembangkan sektor industri pertahanan meski tak memiliki latar belakang di bidang pertahanan. Namun ia akan berusaha sekuat tenaga untuk menjalankan tugasnya tersebut.

"Background saya pengembangan industri," ujar mantan Bendum Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf ini. "Fokus saya pengembangan industri pertahanan."

(wk/nidy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait