Sandra Dewi sempat pergi nonton dan makan mewah ditemani sang suami, Harvey Moeis. Beda dengan pria lainnya, Harvey memakai kemeja pink sembari membantu Sandra membawakan tas.
- Ria Susilo Wardhani
- Sabtu, 02 November 2019 - 12:40 WIB
WowKeren - Sandra Dewi memiliki suami, Harvey Moeis, yang dikenal tampan dan berpembawaan kalem. Saat awal-awal menikah, Sandra membocorkan kalau Harvey sebenarnya tak nyaman disorot kamera.
Sandra menyebut kalau Harvey sosok pekerja keras meski beda dua tahun darinya. Selain itu, Harvey yang masih muda ternyata cukup sukses di bidang bisnis tambang.
"Dia dua tahun lebih muda, pekerja keras, bukan dari kalangan selebritis, karena dari kalangan selebritis enggak pernah naksir sama saya. Saya cari di luar. Dia bukan aktor dan foto model. Diajak preskon saja setengah mati. Aku janji sekali saja. Ini kan kabar bahagia," ujar Sandra setelah momen pernikahan dengan Harvey di 2016. "Dia kerja sendiri di bidang tambang."
Tak cuma itu, Sandra merasa bersyukur karena memiliki suami sigap seperti Harvey. Disela kencan, Harvey tak pernah keberatan membawakan tas istri.
Dalam foto, tampak sosok Harvey disela-sela kencan mewah. Ia terlihat imut memakai kemeja pink. Sandra lantas membocorkan sisi baik Harvey yang membawakan tas miliknya. "Bapak asi menemani istri nonton," ujar Sandra.
Harvey agaknya membawa tas yang mirip tempat menyimpan botol ASI. Tak cuma itu, ia membawa tas karton ukuran besar dan tak keberatan terlihat "feminin" di depan sang istri.
Sikap romantis Harvey ini sudah bukan rahasia lagi. Fans kerap dibuat iri ketika Sandra mengungkap kebaikan sang suami.
"Kadang kan suka ngerasa drop, 'Aduh capek banget ya, aduh kapan gue cantik lagi’, misalnya. Di mana pun cewek lagi bete, lagi sedih, kalau suami kasih hadiah, ‘Wah ternyata saya sama dia dihargai," kata Sandra. "Suami saya selalu bilang, 'Oh kamu tuh ibu yang paling hebat, ibu yang paling baiklah. Papa beruntung punya kamu'. Karena saya selalu bilang, ‘Kayaknya enggak bisa deh (urus anak), kayaknya enggak bisa punya anak dua, saya satu (anak) saja belum tentu bisa, kayaknya saya salah melulu'."
(wk/riaw)