Heboh Gubernur Kalteng Lempar Botol ke Wasit, Begini Klarifikasinya
Nasional

Sugianto Sabran melakukan aksi lempar botol dari Tribun VVIP kala menonton pertandingan Kalteng Putra vs Persib Bandung, Jumat (1/11). Aksinya ini pun menjadi viral di media sosial dan menuai banyak kecaman.

WowKeren - Dunia sepak bola Indonesia memang masih akrab dengan kerusuhan, terutama dari kalangan penggemar dan penontonnya. Termasuk peristiwa yang terjadi berikut ini, yang sempat membuat heboh dunia maya.

Dalam sebuah video yang banyak diunggah di Twitter, salah satunya dari akun @SuporterFC, terlihat Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran, yang kepalang emosi ketika menonton pertandingan antara Kalteng Putra vs Persib Bandung. Tak hanya emosi, Sabran bahkan sampai nekat melempar botol ke arah lapangan dalam pertandingan yang digelar kemarin (1/11) itu.

Kejadian ini pun diabadikan dalam sebuah video amatir berdurasi satu menit. Dalam video itu juga terlihat Sabran yang turun dari tribun dan menghampiri Kapolres Palangka Raya, AKBP Timbul RK Siregar. Mereka pun sempat beradu mulut sampai harus dipisahkan oleh orang-orang sekitar.

"Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran melempar botol ke arah lapangan saat pertandingan Kalteng Putra vs Persib, kemarin," tulis @SuporterFC sebagai caption unggahannya. "Bukannya ngasih contoh yang baik malah gini kelakuannya Pak. :(("

Twitter/SuporterFC

Peristiwa ini pun dikonfirmasi oleh Kadis Kominfo Provinsi Kalteng, Herson B Aden. Menurutnya tindakan tersebut dipicu oleh rasa emosi Sabran akibat sistem perwasitan yang dinilai tidak adil.


"Saya tidak berada di lokasi," ujar Herson, Sabtu (2/11). "Yang pasti, Pak Gubernur sangat kecewa terhadap sistem perwasitan dalam pertandingan tersebut."

Hal senada juga disampaikan oleh Sabran sebelumnya. Ia mengaku kecewa terhadap wasit dalam pertandingan tersebut. "Ingin nonton bola, maunya nonton bolanya bagus permainannya, fair, tidak ada kecurangan, tetapi pas kita nonton bola, kenyataannya pahit yang kita tonton, tidak nyaman," katanya, dilansir Detik News.

"Ini bukan satu kali dua kali, bukan membela Kalteng Putra atau Persib Bandung, tapi melihat permainan bola Indonesia tuh tidak bisa maju-maju kalau wasitnya terus begini," sambungnya. "Jadi wasit ini harus di-protect. Nah, siapa yang dari PSSI itu harus bisa mem-protect itu. Karena wasit ini sudah empat kali melakukan kesalahan. Saya mengikuti pertandingan terus. Wasit ini selalu membuat orang emosi."

Kapolres Palangka Raya, AKBP Timbul, juga membenarkan kejadian tersebut. Ia mengaku menegur Sabran yang melakukan aksi lempar botol. Oleh karena itulah Sabran, yang memang tengah emosi, tidak terima dan terlibat cekcok dengannya.

Namun demikian, Timbul memastikan persoalan sudah selesai. "Selesai kegiatan, langsung minta maaf kok gubernurnya," ungkapnya.

Pertandingan pun berakhir dengan kondisi baik-baik saja kendati sempat ada kejadian tersebut. Sabran juga diketahui langsung menemui Persib Bandung seusai pertandingan.

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait