Afridza Munandar terjatuh di tikungan 10 saat ajang balap Asia Talent Cup 2019 yang diikutinya itu baru berjalan 1 putaran pada Sabtu (2/11). Jenazah Afridza rencananya akan dpulangkan ke Indonesia pada hari ini (4/11).
- Bertilia Puteri
- Senin, 04 November 2019 - 09:46 WIB
WowKeren - Pebalap asal Indonesia, Afridza Munandar, meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan di Sirkuit Sepang, Malaysia, pada Sabtu (2/11). Mendiang Afridza terjatuh di tikungan 10 saat ajang balap Asia Talent Cup (ATC) 2019 yang diikutinya itu baru berjalan 1 putaran.
Insiden ini membuat ATC memberikan penghormatan terakhir kepada Afridza. Penghormatan tersebut berbentuk pemensiunan nomor 4 yang sebelumnya digunakan oleh mendiang Afridza.
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur Malayasia lantas mengungkapkan hasil autopsi Afridza yang telah dikeluarkan oleh PDRM atau polisi Malaysia. Hasilnya, pebalap tersebut tewas akibat cedera di bagian kepala.
"Siang ini PDRM (polisi) Malaysia telah mengeluarkan hasil autopsi," tutur Fungsi Protokol dan Konsuler KBRI Kuala Lumpur Malaysia, Yusron B Ambary, dalam keterangannya pada Minggu (3/11). "Yang menyebutkan penyebab kematian adalah cedera kepala karena kecelakaan (head injury due to crash)."
Rencananya, jenazah Afridza akan diterbangkan pulang ke Tanah Air pada hari ini (4/11). Pemulangan jenazah Afridza nantinya akan didampingi oleh pihak sponsor.
"Sore tadi jenazah Afridza sudah dikeluarkan dari RS KL untuk selanjutnya akan dimandikan dan disalatkan di Masjid Tun Abdul Aziz di Petaling Jaya, Selangor," ungkap Yusron. "Besok rencananya jenazah akan diterbangkan ke Jakarta menggunakan Garuda GA 821, ETD Soeta pukul 14.00 didampingi oleh official dari Astra Honda Indonesia."
Di sisi lain, Afridza dikenal sebagai pebalap yang kompetitif selama berkiprah di ajang balap ATC 2019. Ia telah 2 kali menang di Sirkuit Buriram dan Sepang, 2 kali menduduki peringkat kedua di Buriram dan Twin Ring Motegi, serta 2 kali menduduki peringkat 3 di Buriram.
Hasilnya, Efridza menduduki peringkat 3 klasemen pebalap dengan mengumpulkan 142 poin. Afridza disebut berpeluang menjadi juara Asia dan mengharumkan nama Indonesia. Ucapan duka untuk Afridza lantas mengalir deras di media sosial.
"Seorang pebalap Indonesia dengan masa depan yang cerah. RIP," komentar akun @as***ya. "Satu lagi pebalap yang meninggal di Sepang. RIP untuk Afridza," timpal akun @b0***d1. "Rest In Peace Afridza, satu lagi pemberani yang meninggal terlalu cepat. RIP," tambah akun @Br***63.
(wk/Bert)