Warga Keluhkan Trotoar Panas Usai Pohon Ditebang, Pemkot Jakpus: Diganti yang Lebih Kuat
Nasional

Pemerintah Kota Jakarta Pusat mengatakan bahwa kondisi pohon sudah tua dan rapuh sehingga justru akan membahayakan pengguna jalan, terutama saat musim hujan.

WowKeren - Kebijakan Pemerintah Kota Jakarta Pusat untuk menebang pohon besar yang ada di trotoar Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat ramai dikritik. Tak sedikit masyarakat yang mengeluhkan bahwa penebangan pohon tersebut justru membuat trotoar terasa panas.

Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi mengatakan bahwa penebangan tersebut bukan tanpa alasan. Pohon angsana yang ditebang itu sudah berusia tua dan rapuh. Untuk itu, pihak Pemkot akan menggantinya dengan pohon lain yang lebih kuat.

"Iya, diganti," kata Irwandi dilansir dari Detik, Senin (4/11). "Kan pohon tua kan rapuh,(seperti) Angsana. Itu kan rapuh, ganti pohon kuat tabebuya."

Irwandi menuturkan bahwa pohon yang sudah rapuh tersebut bisa membahayakan ketika sudah tiba musim hujan. Dikhawatirkan, pohon akan tumbang dan menimpa pengguna jalan raya.


"Itu kan, kita (masuk) musim hujan," lanjut Irwandi. "Pohon sudah tua, yang ke jalanan di-toping (pangkas bagian atas), ada dipotong, kan masuk musim penghujan."

Penebangan pohon angsana tersebut sempat ramai dibahas di media sosial. Masih dilansir dari Detik, ada sekitar 8 pohon yang sudah ditebang. Lokasinya berada di tengah-tengah trotoar yang sebelumnya diperlebar.

Sementara itu, warga yang merupakan pengguna trotoar mengeluhkan betapa panasnya kondisi di sana usai pohon ditebang. Sebab, pohon tersebut sudah tumbuh selama 25 tahun di sana sehingga membuat trotoar lebih nyaman dilewati.

"Saya orang sini asli saya sebenarnya nggak sudi karena istilah kata bikin panas pejalan kaki," kata Sumardi yang merupakan warga Cikini. "Ini sudah 25 tahunan lah pohonnya ada."

Masyarakat menyayangkan penebangan pohon angsana. Sebab tidak adanya pohon yang rindang membuat kondisi trotoar menjadi gersang. "Ya, jadi panas banget, jadi tambah gersang, gitu. Apalagi kalau nunggu kan, abis naik kereta terus nunggu orang, biasanya nunggu di sini (trotoar)," kata Sinta yang merupakan pejalan kaki.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait