Sambut Terobosan Nadiem Makarim, Bakal Ubah Pelajaran TIK Jadi Coding
Nasional

Mendikbud Nadiem Makarim tampaknya serius hendak membuat gebrakan baru dalam dunia pendidikan Indonesia. Salah satunya lewat wacana mengganti pelajaran TIK menjadi coding.

WowKeren - Kendati menuai banyak komentar miring usai terpilih menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim tampaknya enggan ambil pusing dan terus "tancap gas". Terbukti dari Nadiem yang acap kali menggelar diskusi dengan berbagai pihak demi menemukan solusi yang tepat bagi sistem pendidikan di Indonesia.

Yang terbaru, Nadiem diketahui memimpin pertemuan antara Kemendikbud dengan puluhan organisasi guru. Dilansir dari Kumparan, pertemuan ini digelar secara tertutup di Gedung A Kemendikbud, Jakarta Pusat, pada Senin (4/11) siang kemarin.

Total ada 15 organisasi pengajar yang hadir dalam kesempatan itu, salah satunya Center for Education Regulations and Development Analysis (CERDAS). Direktur Eksekutif CERDAS, Indra Charismiadji, menyebut pertemuan itu digelar demi membicarakan berbagai persoalan dan menampung opini-opini dari para praktisi pendidikan.

Berdasarkan penuturannya, Nadiem justru pasif dalam rapat tersebut. Mantan pemimpin startup GoJek itu lebih banyak menyimak persoalan yang disampaikan para guru dan praktisi pendidikan alih-alih membicarakan kebijakan Kemendikbud.


"Beliau sih masih banyak menerima ini, mendengarkan, masih banyak mendengarkan apa yang terjadi," ungkap Indra ketika ditemui usai pertemuan. "Tentunya kalau dari organisasi itu dan teman-teman guru ya banyak sekali curhat."

Menurutnya kebanyakan permasalahan yang disampaikan terkait tata kelola pegawai guru, beban administrasi pengajar, hingga soal ketersediaan tenaga akademik. Namun, menurut Indra, ada satu hal yang menjadi pembicaraan menarik dalam pertemuan tersebut.

Yakni perihal perlu tidaknya mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di sekolah. Pasalnya saat ini siswa diketahui sudah mahir mengoperasikan komputer.

Menurutnya, Nadiem sudah melihat bahwa kemampuan pengoperasian komputer tak lagi menjadi prioritas. Siswa saat ini, ungkap Nadiem seperti disampaikan Indra, justru seharusnya diberi pelajaran terkait bahasa pemrograman. Apalagi mengingat dunia digital, yang akrab dengan pemrograman, begitu dekat dengan kehidupan manusia modern.

"Satu hal yang menarik tadi kan dari yang saya wakili ada teman-teman dari asosiasi guru TIK. Bicara tentang kurikulum TIK dihapus. Kan gitu," jelas Indra. "Ya Pak Menteri sudah tahu, sekarang sudah enggak zamannya lagi anak diajarin caranya pakai (Microsoft) Word, tapi bagaimana coding. Nah, itu yang beliau akan arahkan ke sana."

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait