Pro-Bamsoet VS Loyalis Airlangga, Internal Partai Golkar Kembali Memanas Jelang Munas
Nasional

Setelah terpilih menjadi Ketua MPR, Bamsoet diketahui sempat mengisyaratkan tidak akan maju lagi dalam bursa Ketua Umum Golkar dengan menegaskan bahwa 'tidak ada lagi persaingan' antara dirinya dan Airlangga.

WowKeren - Bambang Soesatyo (Bamsoet) dan Airlangga Soesatyo diketahui sama-sama sempat deklarasi maju menjadi calon Ketua Umum Partai Golkar. Meski sama-sama mengincar kursi Ketum, keduanya sempat tampak mesra di momen pelantikan Bamsoet sebagai Ketua MPR RI pada 3 Oktober 2019 lalu.

Setelah terpilih menjadi Ketua MPR, Bamsoet bahkan sempat mengisyaratkan tidak akan maju lagi dalam bursa ketum dengan menegaskan bahwa "tidak ada lagi persaingan" antara dirinya dan Airlangga. Namun, Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar sekaligus loyalis Bamsoet, Elvis Junaedi, menegaskan bahwa Bamsoet tidak akan mundur sebagai Caketum.

"Insya Allah (maju), Bambang Soesatyo enggak mungkin mundur karena tembok di belakangnya," tutur Elvis pada 31 Oktober 2019. "Terus sejauh mana persiapan, tentu kita maju dengan persiapan."

Bamsoet sendiri telah membenarkan bahwa dirinya tetap mempertimbangkan untuk maju sebagai Caketum Golkar. Dengan catatan, jadwal Munas Golkar telah resmi dikeluarkan oleh DPP.

"Saya akan bersikap," tutur Bamsoet pada Senin (4/11). "Saya akan mempertimbangkan dan akan menjawab kalau sudah ada kepastian munasnya kapan, plenonya kapan."


Selain itu, Bamsoet juga membantah pernah menyatakan mundur dari pencalonan bursa ketum Golkar. Ketua MPR RI tersebut mengklaim dirinya hanya cooling down terlebih dahulu hingga pelantikan Presiden dan kabinet.

Kini, situasi internal Partai Golkar pun kembali memanas jelang Musyawarah Nasional (Munas) yang akan digelar pada Desember 2019 mendatang. Pasalnya, kubu Airlangga seolah meradang menanggapi pernyataan Bamsoet. Kubu Airlangga mengingat pernyataan Bamsoet tentang persaingannya menuju kursi Ketum Golkar telah selesai.

Koordinator Bidang Ekonomi DPP Partai Golkar sekaligus loyalis Airlangga, Aziz Syamsuddin, bahkan sempat menyinggung soal laknat Allah. "Yang tahu antara Pak Airlangga, Pak Bamsoet sama Allah yang tahu. Biar yang mengingkari, Allah yang melaknatnya," tutur Aziz.

Kritik terhadap Bamsoet juga dilontarkan oleh Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily. Menurut Ace, Bamsoet pernah berkomitmen untuk mendukung dan mengusung Airlangga selaku petahana sebagai Ketum Partai Golkar periode 2019-2024. "Saya kira dua kali beliau menyatakan ke publik bahwa beliau akan mendukung Pak Airlangga untuk maju kembali sebagai calon ketua umum pada munas Desember 2019," pungkas Ace.

Bamsoet lantas menanggapi para loyalis Airlangga. Ia juga membantah bahwa dirinya memiliki perjanjian dengan Airlangga terkait pencalonannya sebagai Ketua MPR beberapa waktu lalu. "Emang pacaran pakai pengkhianatan? ini kan saya tidak sedang bercinta, tapi sedang berpolitik. Masa ada pengkhianatan-pengkhianatan?" pungkas Bamsoet.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait