Pulang Naik Angkot Usai Sumbang Medali Emas di SEA Games, Atlet Ini Dijemput Polisi
Nasional
SEA Games 2019

Kapolres Tasikmalaya AKBP Dony Eka Putra yang mendengar kabar bahwa sang atlet pulang dengan naik angkutan umum segera memerintahkan anggotanya untuk mencari dan menjemputnya.

WowKeren - Salah satu atlet peraih emas di SEA Games 2019 yang digelar di Filipina, Muhammad Taufik (30) menjadi sorotan akhir-akhir ini. Pasalnya, atlet cabang olahraga triathlon dan modern pentathlon tersebut pulang ke kampung halaman yang ada di Jawa Barat, dengan naik angkutan umum atau angkot.

Kabar kepulangan Muhammad Taufik itu sampai ke telinga Kapolres Tasikmalaya AKBP Dony Eka Putra. Dony yang mendengar kabar ini segera menyiapkan sambutan untuk atlet tersebut, mulai dari menyulap kantornya dengan tampilan menarik hingga menyiapkan berbagai sajian makanan.


Ia pun memerintahkan anggotanya untuk menjemput Taufik. Dony mengatakan bahwa ia tidak tahu menahu jika atlet tersebut akan pulang dengan menggunakan angkutan umum. Kabar yang ia dapat hanya menyebut bahwa Taufik akan kembali pada Senin.

"Kapolsek bilang mau menjemput Taufik," kata Dony menjelaskan seperti dilansir Liputan 6, Jumat (13/2). "Saya tanya di mana jemputnya. Dia bilang nanti turun di depan Polres."

Sontak saja ia langsung terkejut mengetahui jika Taufik ternyata naik angkutan umum. Ia langsung memerintahkan anggotanya untuk mencari angkutan umum yang ditumpangi Taufik. Setelah ketemu, Taufik langsung dipindahkan ke mobil polisi.

Dony pun mengaku bangga dengan prestasi yang ditorehkan oleh Taufik di ajang bergengsi tersebut. Sehingga sambutan yang disiapkannya adalah wajar sebagai bentuk apresiasi.

"Paling tidak kita sambut di polres ajak ngobrol, ajak makan malam untuk memberikan apresiasi kepada dia," terang Dony. "Kami bangga dia dapat dua medali. Satu emas dan satu lagi perungggu kan."

Sementara itu, Taufik membantah jika langkah dirinya naik angkutan umum karena ditelantarkan. "Bukan terlantar atau ditelantarkan. Kami bersama rombongan Kemenpora berada di Bandung, saya sakit dan tidak enak badan hingga memaksakan diri pulang ke Cimanggu, Puspahiang, Kabupaten Tasikmalaya," ucap Taufik, Selasa (10/12).

Pihak KONI pun juga membantah jika telah menelantarkan Taufik. "Sesampainya di Bandung, Taufik tidak enak badan dan ingin segera pulang duluan. Jadi kalau ada yang mengatakan ditelantarkan itu salah besar," ujar Ketua KONI Kabupaten Tasikmalaya, Saeful Hidayat.

You can share this post!

Related Posts