Minta Maaf Pada BTS dan Agensinya Usai Laporkan Berita Salah, JTBC Kembali Banjir Kecaman
Twitter/bts_bighit
TV

Pada Senin (16/12), pihak JTBC akhirnya menyampaikan permintaan maaf kepada BTS dan agensinya karena telah melaporkan berita yang salah. Namun permintaan maaf mereka malah menimbulkan lebih banyak kritikan.

WowKeren - Program JTBC "News Room" baru-baru ini menuai kontroversi lantaran membuat pemberitaan salah tentang BTS (Bangtan Boys) dan agensinya, Big Hit Entertainment. Pasalnya mereka memberitakan jika para member tengah menyiapkan tuntutan pada agensi karena masalah pembagian keuntungan dan kontrak eksklusif.

Namun berita tersebut langsung dibantah oleh Big Hit Entertainment. Big Hit bahkan menyebutkan jika reporter memasuki gedung agensi tanpa kartu akses dan menggunakan rekaman yang diambil di dalam gedung tanpa izin untuk siaran mereka. Karena itulah agensi Jin cs itu menuntut JTBC untuk merilis permintaan maaf resmi. Namun keluhan Big Hit tak kunjung digubris oleh JTBC hingga membuat fans geram.

Setelah dinanti beberapa hari, akhirnya pada Senin (16/12) Presdir JTBC yakni Son Suk Hee meminta maaf secara resmi pada BTS dan agensinya. Permintaan maaf ini ia sampaikan lewat siaran "News Room". Simak permintaan maaf pihak JTBC berikut ini.

"Baru-baru ini 'News Room' merilis sebuah laporan yang menyebut jika BTS sedang merencanakan tuntutan hukum pada agensi mereka. Setelah adanya laporan tambahan, kami menilai bahwa kemungkinan adanya adanya gugatan tersebut adalah nol."

"Pada awal Desember, JTBC mengetahui bahwa masalah yang berkaitan dengan BTS muncul di jaringan internal sebuah firma hukum di Gangnam, Seoul. Hal ini tentunya mengundang tanda tanya, apakah akan ada konflik internal jika firma hukum mewakili atau memberikan konsultasi pada BTS tentang pembagian keuntungan hasil kerja dengan Big Hit Entertainment. Sebagaimana hal itu biasanya merupakan bagian dari prosedur dalam mengajukan gugatan hukum. Pada saat itu, JTBC berkonsultasi dengan beberapa pengacara sebelum melaporkan adanya kemungkinan gugatan hukum."

"Tapi setelah memeriksa kesaksian dari para pihak yang terlibat, kami menilai bahwa kemungkinan gugatan hukum sangat rendah. Big Hit telah mengungkapkan bahwa mereka tidak memiliki konflik dengan BTS dan bahwa mereka memiliki prosedur perpanjangan kontrak yang patut dicontoh tahun lalu. BTS juga menyatakan bahwa mereka tidak meminta gugatan dari firma hukum yang bersangkutan. Firma hukum yang bersangkutan telah menyatakan bahwa mereka tidak dapat mengkonfirmasi informasi terperinci mengenai jaringan internal mereka."

"JTBC merasa menyesal karena telah merekam kantor agensi tanpa persetujuan Big Hit ketika melaporkan berita tersebut. Kami juga dengan rendah hati dan tulus menerima kritik bahwa program kami terlalu terdepan dalam melaporkan berita yang mana tidak ada gugatan hukum yang terjadi."

Permintaan maaf JTBC ini pun langsung mendapat banyak kritikan dari netizen. Banyak netizen yang menganggap jika JTBC tidak tulus dalam menyampaikan permintaan maaf.


"Aku percaya bahwa hukuman untuk reporter yang membuat berita palsu dapat dicegah agar tidak terulang lagi. Artikel palsu mendorong komentar jahat tetapi mereka hanya meminta maaf atas kerusakannya."

"Mereka tidak membuat permintaan maaf resmi. JTBC 'News Room', kepercayaan 0,00000 persen."

"Permintaan maaf... Mereka tidak meminta maaf dengan benar, jadi sekarang kami harus memberitahu kalian bukan? 'Kami dengan tulus meminta maaf atas informasi yang salah'. Bagaimana kalian lulus ujian pers?"

"Ini permintaan maaf? Jangan pura-pura menyesali tindakan kalian. Son Suk Hee harus merenungkan ketidakmanusiawiannya."

"Permintaan maaf macam apa ini?"

"Apa itu saluran berita tanpa fakta?"

"Ini bukan pertama kalinya JTBC mengeluarkan berita tanpa memeriksa fakta dan kemudian 'oops' tanpa memperbaikinya begitu beritanya ternyata diketahui salah."

"Jangan repot-repot meminta maaf jika kalian tidak ingin melakukannya dengan benar."

(wk/eval)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!