Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta mengaku sudah menjalankan saran dari Presiden Joko Widodo untuk membersihkan got dan waduk guna mencegah banjir.
- Zodiak Yanuarita
- Rabu, 18 Desember 2019 - 18:24 WIB
WowKeren - Presiden Joko Widodo buka suara menanggapi masalah yang dihadapi oleh DKI Jakarta, salah satunya yakni bencana banjir yang menjadi 'langganan' setiap tahun. Terkait hal ini, Pemprov DKI angkat bicara.
Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta mengaku sudah menjalankan saran dari Jokowi untuk membersihkan got dan waduk guna mencegah banjir. Kepala Dinas SDA, Juaini Yusuf menyatakan bahwa langkah tersebut sudah dilakukan sejak beberapa bulan sebelumnya. "Sudah dari bulan Juni. Belum disuruh kita sudah kerjakan duluan. Nggak pakai disuruh," katanya dilansir Detik, Rabu (18/12).
Ia menyatakan bahwa ibu kota sudah melakukan persiapan untuk menghadapi puncak musim hujan pada Januari 2020 mendatang. Petugas hingga pompa sudah disiagakan di lokasi-lokasi rawan banjir. Tak hanya itu, Pemprov juga telah melakukan pengerukan.
"Semua personel yang ada di SDA siap jaga dari kemarin-kemarin. Petugas pompa mobil sama satgas-satgas yang ada di 5 wilayah semuanya sudah standby," lanjut Juaini. "Pengerukan sudah jalan terus dan memang sudah rutin mereka, satgas."
Pengerukan, dikatakannya, dilakukan tidak harus menunggu hingga mulai memasuki musim penghujan. Sebab pekerjaan itu sudah menjadi tugas rutin dari Dinas SDA. "Jadi nggak harus menunggu musim hujan baru dikeruk, nggak. Sebelum-sebelumnya udah dikeruk karena sudah tugas rutin," tutur Juaini.
Sebelumnya, Jokowi sempat buka suara menanggapi kondisi Jakarta yang beberapa hari belakangan sudah mulai terendam banjir. Bahkan kawasan yang selama ini bebas dari terjangan banjir pun diketahui ikut merasakan dampaknya. Jokowi berbicara langkah mencegah banjir seperti pembersihan selokan dan pelebaran Ciliwung.
"Tapi juga sangat tergantung sekali banjir di Jakarta itu pembersihan got," kata Jokowi di Kalimantan Timur, Rabu (18/12). "Kemudian juga pelebaran dari Sungai Ciliwung yang sampai di Jakarta sudah menyempit."
(wk/zodi)