Dirut PT KAI Edi Sukmoro mengaku 'pasrah' dengan keputusan Menteri BUMN Erick Thohir untuk melakukan perombakan direksi di perusahaan kereta api pelat merah tersebut.
- Nidya Putri
- Kamis, 19 Desember 2019 - 16:46 WIB
WowKeren - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir diketahui tengah melakukan "pembersihan" di sejumlah perusahaan pelat merah. Mulai dari perombakan direksi sejumlah perusahaan BUMN hingga penetapan aturan-aturan baru telah dilakukannya.
Bahkan baru-baru ini Erick diketahui telah berencana merombak jajaran direksi PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI. Perombakan ini sendiri dilakukan untuk mendorong kinerja perusahaan.
Merespon rencana tersebut, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Edi Sukmoro pun buka suara. Ia mengatakan bahwa ia serta jajarannya akan mematuhi perintah Kementerian BUMN.
"Terserah sama pemegang saham, kami manut saja," ujarnya saat meninjau persiapan KAI jelang libur Natal dan Tahun Baru di Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (19/12). Ia percaya jika keputusan Erick ini adalah kebijakan yang tepat.
Pasalnya, Erick adalah sosok menteri yang memiliki kemampuan untuk mengelola entitas dengan baik. Sebelum KAI, Erick juga melakukan penyegaran direksi dan komisaris pada perusahaan pelat merah lainnya.
Perusahaan yang dimaksud antara lain, PT Pertamina (Persero), PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, dan PT Inalum (Persero). "Figur Menteri BUMN ini bukan menteri yang ecek-ecek, beliau punya pengalaman yang luar biasa," imbuhnya. "Pasti dia tahu mana yang terbaik, bukan hanya untuk KAI tapi seluruh BUMN."
Sementara itu, Staf Khusus Kementerian BUMN Arya Sinulingga sempat menyatakan bahwa pemerintah akan melakukan perombakan direksi PT KAI. Perubahan posisi ini akan menyesuaikan latar belakang dari masing-masing direksi.
Dengan demikian, operasional bisnis KAI bisa lebih optimal. "Ada pergantian direksi KAI. Tidak banyak, tidak mengurangi dan menambah," ujar Arya.
Berikut nama-nama jajaran Direksi KAI dikutip dari laman resmi KAI:
- Direktur Utama: Edi Sukmoro
- Direktur Niaga: Dody Budiawan
- Direktur Operasi: Apriyono Wedi Chresnanto
- Direktur Pengelolaan Prasarana: Awan Hermawan Purwadinata
- Direktur Pengelolaan Sarana: Azahari
- Direktur Keselamatan dan Keamanan: John Robertho
- Direktur SDM dan Umum: R. Ruli Adi
- Direktur Perencanaan Strategis dan Pengembangan Usaha: Amrozi Hamidi
- Direktur Keuangan: Didiek Hartantyo