Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto siap turun tangan bersama seluruh jajaran pemerintahan untuk menyelesaikan kasus Organisasi Papua Merdeka (OPM).
- Ruth Meliana
- Jumat, 27 Desember 2019 - 10:10 WIB
WowKeren - Mantan Kepala Badan Intelijen Nasional (BIN) AM Hendropriyono telah meminta agar semua jajaran pemerintahan dapat terlibat untuk menyelesaikan permasalahan Organisasi Papua Merdeka (OPM). Usulan tersebut lantas disambut dengan baik oleh Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto.
Stafsus Bidang Komunikasi Publik dan Hubungan Antar Lembaga Menhan, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan jika masalah Papua menjadi salah satu perhatian utama Prabowo. Hal ini ditunjukkan lewat kinerja Prabowo yang selalu berkoordinasi dan memastikan wilayah Papua selalu terjaga keamanannya.
"Sejak awal menjabat, salah satu perhatian Pak Prabowo adalah masalah Papua secara keseluruhan," kata Dahnil seperti dilansir dari Detik, Kamis (26/12). "Beliau terus-menerus berkoordinasi dan memastikan Papua damai dan terjaga keamanannya di satu sisi."
Tidak hanya masalah keamanan, Dahnil mengatakan jika Prabowo terus berupaya memastikan dukungan rakyat Papua terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Prabowo juga kerap berupaya menyelesaikan seluruh polemik yang ada di Papua lewat diplomasi Internasional.
"Di sisi lain Menhan paham betul bahwa yang paling urgen dilakukan saat ini, selain memastikan keamanan dan gerakan OPM di teritorial, tetapi juga memastikan dukungan rakyat Papua terhadap NKRI," jelas Dahnil. "Dalam bahasa beliau winning mind and heart of the people, dan tentu diplomasi internasional."
Selain itu, Dahnil menjelaskan jika Prabowo melakukan koordinasi seputar masalah Papua dengan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. Hal itu dilakukan lantaran Prabowo tidak ingin dunia Internasional salah paham mengenai kondisi yang terjadi di Papua.
"Menhan terus berkoordinasi dengan Menlu terkait dengan diplomasi internasional, terutama terkait upaya-upaya preventif dunia internasional salah memahami terkait dengan apa yang sesungguhnya terjadi di Papua," ujar Dahnil. "Apa yang disarankan Pak Hendro benar dan sejak awal dilakukan oleh Pak Prabowo."
Sebelumnya Hendropriyono mengatakan jika penuntasan OPM harus dilakukan melalui jalur diplomasi Internasional, bukannya lewat gerilya di hutan. Ia menilai jika OPM bukanlah kelompok kriminal bersenjata namun sudah masuk kategori pemberontak.
"Perlu peran Menhan, Menko Polhukam, dan semuanya berpartisipasi menyelesaikan masalah ini. Karena OPM sudah lama bergerak di level politik dan diplomasi internasional," kata Hendropriyono. "Ini sudah dalam keadaan, menurut saya, kritis. Saya lihat kemarin berita di media Australia berita diulang-ulang tentang Papua, tentang kasus Papua, yang betul-betul memprovokasi."
(wk/lian)