Menag Heran Tak Ada Bioskop Di Aceh, MPU Sebut Tidak Bermanfaat
Nasional

Menag Fachrul Razi merasa heran karena di Aceh tak memiliki gedung bioskop. Pernyataan tersebut lantas dijawab oleh Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh yang mengatakan jika hal tersebut belum dibutuhkan.

WowKeren - Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi mengaku heran karena bioskop tidak diizinkan beroperasi di Aceh. Hal ini disampaikannya saat menghadiri acara Hari Amal Bakti Kementerian Agama ke-74 di Asrama Haji Medan, Sumut, Sabtu (4/1).

Padahal di negara Islam lain seperti di Arab Saudi bioskop sudah diperbolehkan. Merespon pernyataan Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Teungku Faisal Ali pun mengatakan jika saat ini bioskop belum dibutuhkan oleh masyarakat Aceh.

Sehingga, bioskop tidak perlu di bangun, apalagi dengan alasan untuk hiburan. "Kita di Aceh melihat bioskop tidak ada sesuatu yang manfaat, jadi saya rasa tidak perlu dibangun bioskop. Kalau dibilang untuk hiburan, masyarakat Aceh banyak sekali bentuk hiburan yang lainnya," ujarnya dilansir CNNIndonesia, Senin (6/1).

Ia juga menyesalkan soal pernyataan Menag Fachrul Razi yang membandingkan Aceh dengan Jeddah. Faisal berpendapat, hal itu tidak dalam kapasitas Menteri untuk membandingkan kedua daerah tersebut.


"Jadi makanya saya kira tidak substansi Kementerian Agama membanding-bandingkan Aceh dengan Jeddah," terangnya. "Jadi kita di Aceh, belum tentu semua yang ada di daerah lain, negara lain, cocok dengan kita, belum tentu."

Sementara itu, Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman mengatakan pihaknya bukan tidak setuju dengan kehadiran bioskop di ibu kota Provinsi Aceh tersebut. Namun, saat ini pihaknya masih melakukan penelitian di negara Islam yang maju soal sistem pembangunan bioskop tanpa menghilangkan karakter islami kota dan tidak mengesampingkan pelaksanaan syariat Islam.

"Kami tidak mengatakan tidak bisa (membangun bioskop)," ujar Usman. "Kita adakan penelitian dan akan melihat negara-negara maju negara Islam, bagaimana cara pelaksanaannya (bioskop)."

Tentunya setelah penelitian, pihaknya akan menunggu restu MPU untuk bisa membangun bioskop di tanah rencong. "Setelah penelitian, kita juga harus kordinasi dengan MPU," tutupnya.

(wk/nidy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait