Seorang Oknum Polisi Dihukum Keliling Markas Usai Rekam Polwan Mandi
Nasional

Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Martuani Sormin mengatakan bahwa dirinya memberikan sanksi sosial pada oknum polisi yang melakukan tindak tak terpuji untuk memberikan efek jera.

WowKeren - Personel dari Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sumatera Utara, Brigadir Kepala RA dihukum dengan cara berkeliling markas Polda Sumut. Hal itu sebagai konsekuensi dari perbuatannya usai kedapatan merekam Polwan atau polisi wanita yang sedang mandi.

Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Martuani Sormin mengatakan bahwa hal itu untuk memberikan efek jera. "Ini untuk memberikan efek jera. Dengan membuat hukuman seperti ini, maka personel tidak mengulangi kesalahannya," kata Martuani, Rabu (8/1).

Namun, RA bukan satu-satunya oknum polisi yang mendapat hukuman. Oknum polisi lainnya, Iptu AY, yang merupakan personel Polrestabes Medan juga mendapat hukuman yang sama.

Berbeda dengan RA, AY dihukum lantaran dirinya terbukti mengonsumsi sabu-sabu. Kesimpulan tersebut didapat usai hasil tes urine menunjukkan dia positif mengandung zat methamphetamine. Keduanya dihukum sebagai sanksi sosial.


"Kedua personel yang melanggar harus berkeliling Polda Sumut dengan mengenakan rompi khusus, helm, dan replika senjata api," terang Martuani. "Jadi kita buat sanksi sosial."

Sanksi sosial tak hanya terbatas pada berkeliling lapangan. Kedua oknum tersebut juga diharuskan memberi ceramah kepada seluruh Satuan Kerja (Satker) tentang perbuatan yang mereka lakukan dan tidak akan mengulanginya lagi.

"Sebelum diberikan sanksi tersebut, keduanya harus menjalani sidang disiplin dan kode etik untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya," tutur Martuani. "Mereka juga dikenakan sanksi penempatan khusus selama 7 sampai 20 hari sesuai keputusan sidang."

Martuani menegaskan bahwa dirinya tidak akan memberi toleransi pada pengonsumsi narkoba. "Sejak saya ada di sini tidak ada toleransi untuk narkotika, baik terhadap masyarakat maupun anggota Polri," ungkapnya.

Martuani berharap agar sanksi sosial yang diberikan pada kedua personel tersebut bisa membuat mereka jera. "Dengan contoh seperti ini maka pelanggaran disiplin yang dilakukan oleh anggota berkurang. Karena kita langsung melakukan tindakan membuat efek jera. Saya tegaskan ini sanksi sosial yang sangat berat kepada para pelanggar," paparnya.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait