Buntut Konflik Iran-AS, Garuda Indonesia Alihkan Rute ke Eropa Lewat Mesir dan Yunani
Nasional

Imbas ketegangan AS-Iran, Rute penerbangan internasional Garuda Indonesia dari dan menuju Eropa yang sebelumnya melewati Bucharest kini dialihkan lewat Yunani dan Mesir.

WowKeren - Maskapai milik BUMN Garuda Indonesia memastikan bahwa jalur udara untuk rute penerbangan dari dan menuju ke Eropa tidak akan melintasi langit Iran dan sekitarnya. Hal tersebut menyusul larangan dari Otoritas Penerbangan Sipil Amerika Serikat (Federal Aviation Administration/FAA).

Adapun larangan terbang di atas langit Iran dikeluarkan oleh FAA merespons ketegangan yang terjadi antara Iran dan Amerika Serikat. Rute penerbangan internasional Garuda Indonesia ke dan dari Eropa akan melewati jalur Yunani dan Mesir. Sebelumnya, rute Eropa melewati wilayah udara Bucharest. Hal itu sebagaimana dikemukakan oleh Pejabat Direktur Operasi Garuda Indonesia, Tumpal M. Hutapea.

"Dengan demikian seluruh layanan operasional Garuda Indonesia pada rute tersebut tetap berlangsung normal seperti biasa," kata Tumpal dalam keterangannya, Kamis (9/1). Selanjutnya untuk memastikan keamanan penerbangan, Garuda Indonesia akan terus memantau perkembangan konflik antara kedua negara tersebut.


"Kami akan terus memantau secara intensif perkembangan lebih lanjut kondisi tersebut serta berkoordinasi bersama seluruh pemangku kepentingan terkait," lanjut Tumpal. "Dalam memastikan aspek safety & security layanan operasional Garuda Indonesia tetap terjaga."

Sebelumnya, Federal (FAA) Amerika Serikat melarang seluruh maskapai penerbangannya mengudara di langit Iran dan Arab Saudi. Larangan tersebut dikeluarkan guna menghindari risiko operasi penerbangan sipil AS atas ketegangan yang terjadi antara Amerika dengan Iran.

"Karena aktivitas militer dan ketegangan politik di Timur Tengah meningkat," kata FAA melalui keterangan tertulis seperti dilansir Reuters, Rabu (8/1). "Demi menghindari risiko seluruh operasi penerbangan sipil AS di wilayah tersebut dilarang melintasi wilayah udara di atas Irak, Iran, Teluk Oman, dan perairan antara Iran dan Arab Saudi."

Sementara itu, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dikabarkan tengah menyiapkan skema peringatan terhadap maskapai penerbangan Indonesia yang melayani rute internasional." Akan disiapkan. Sedang dibahas internal," kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Polana B Pramesti dilansir CNBC Indonesia, Kamis (9/1).

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait