Staf Khusus Anies, Muhammad Chozin Amirullah, menyatakan tidak tahu menahu mengenai kabar tersebut. Sebab menurutnya banyak akun yang mengatasnamakan Anies.
- Zodiak Yanuarita
- Jumat, 10 Januari 2020 - 20:13 WIB
WowKeren - Sejumlah pengguna media sosial Facebook mengeluhkan bahwa akunnya menyukai laman Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Padahal, mereka merasa tidak pernah mengeklik tanda "suka" di laman tersebut.
Salah satu pengguna yang mengeluhkan hal itu adalah Sahala Tua Saragih. Ia baru mengetahui jika akunnya menyukai fanpage Anies dari informasi temannya. Padahal, ia tak pernah menyatakan suka pada FB Anies dan timnya.
"Aku tak pernah menyatakan suka pada akun FB Anies dan timnya," kata Sahala dilansir CNN Indonesia, Jumat (10/1). "Aku tak ada urusan dengan Anies Baswedan dan timnya."
Lebih jauh, ia menduga bahwa memang benar jika akunnya diretas oleh oknum yang tidak bertanggung jawab maka hal itu berpotensi melanggar UU Informasi dan Teknologi. "Ini prinsip, siapapun tak boleh melanggar UU ITE kan," tegasnya.
Keluhan serupa juga disampaikan oleh warganet lainnya, Fera. Ia mengaku bahwa dirinya tidak berselancar di Facebook selama delapan tahun. Ia bersumpah dirinya tidak pernah mengelik tombol suka pada fanpage tersebut.
"Sudah enggak main FB hampir delapan tahun. Paling buka-buka FB buat simpan-simpan foto aja. Demi Allah enggak pernah nge-like," kata Fera masih dilansir CNN Indonesia. "Dari dulu enggak pernah (nge-like), kan dulu enggak tahu siapa dia (Anies Baswedan). Bahkan pas dia udah dikenal jadi menteri aja enggak pernah like."
Pada Jumat (10/1) laman Facebook Anies disukai oleh 1.655.182 orang. Namun beberapa jam kemudian jumlah tersebut tampak berkurang. Terkait hal ini, Staf Khusus Anies, Muhammad Chozin Amirullah, mengaku tidak tahu menahu kabar tersebut.
"Enggak tahu malah saya ya. Karena kan, akun-akun itu banyak warga bikin akun," kata Chozin. "Banyak banget bukan hanya Instagram, grup juga banyak dan kita tidak bisa semuanya mantau."
Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa Anies tak memiliki akun resmi Facebook. Terkait kegiatan yang disebar di akun tersebut, menurutnya bisa saja diambil dari sumber lain. "Wah, kan semua akun pasti nge-share karena bahan banyak bertebaran," ungkap dia.
(wk/zodi)