ITB Lantik Rektor Perempuan Pertama, Ini Profil Reini Wirahadikusumah
https://www.itb.ac.id/
Nasional

Insititut Teknologi Bandung (ITB) akhirnya melantik rektor perempuan pertama untuk periode 2020-2025, begini profil dari Reini Djuhraeni Wirahadikusumah.

WowKeren - Insititut Teknologi Bandung (ITB) untuk pertama kalinya telah melantik rektor perempuan pertama di periode 2020-2025. Rektor perempuan pertama tersebut adalah Reini Djuhraeni Wirahadikusumah.

Reini Wirahadikusumah akan menggantikan rektor ITB sebelumnya, Kadarsyah Suryadi. Seperti yang diketahui, Kardasah telah menjabat sebagai rektor ITB selama satu periode yakni lima tahun sejak 20 Januari 2015 silam.

Terpilihnya Reini sebagai rektor menjadi sejarah tersendiri bagi ITB. Pasalnya, selama 60 tahun kampus tersebut berdiri sejak pertama kali diresmikan oleh Presiden Soekarno pada 1959, baru kali ini seorang perempuan terpilih sebagai rektor.

Sosok Reini merupakan Guru Besar dari Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan ITB. Selain itu, Reini dikenal sebagai ahli manajemen dan rekayasa konstruksi. Sebelum dilantik menjadi rektor, ia telah aktif menerbitkan publikasi mengenai kontruksi.


Tercatat, Reini sudah berkontribusi dalam ilmu pengetahuan tersebut dengan membuat 23 artikel publikasi. Bahkan, ia juga terlibat dalam 12 proyek penelitian. Diantaranya adalah pengelolaan rantai pasok proyek infrastruktur dan pengembangan model evaluasi berbasis risiko dalam tender konsesi infrastruktur jalan.

Reini diketahui pernah menjadi siswa di SMA Tarakanita Jakarta sebelum akhirnya melanjutkan pendidikan di ITB dengan gelar S1 Teknik Sipil. Reini kemudian melanjutkan pendidikan S2 dan S2 dengan mengambil jurusan Teknik Sipil di Universitas Purdue, Amerika Serikat.

Reini juga pernah mendapatkan penghargaan Satyalancana Karya Satya XX dari Pemerintah Indonesia. Wanita usia 52 tahun ini dalam keterangan resminya menyampaikan rasa syukur dan motivasinya telah berkiprah selama 25 tahun di ITB sehingga dipercaya menjadi seorang rektor.

"ITB is a happy place (tempat yang membahagiakan) buat saya," ujar Reini dalam akun Youtube ITB. "Sehingga saya memberi kembali kepada ITB dan membuat ITB sebagai tempat yang nyaman bagi mahasiswa dan kawan-kawan dosen dan lainnya."

Reini mengatakan jika saat ini ITB merupakan institusi terdepan dalam bidang iptek, seni, humaniora, dan sosial. Oleh karena itu, sudah menjadi tantangan baginya untuk melakukan transformasi di ITB secara bertahap. "Namun untuk maju di tingkat internasional kita perlu perubahan-perubahan yang mendasar," pungkasnya.

(wk/lian)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait