Grammy 2020 Beri Tribut untuk Kobe Bryant, Mengheningkan Cipta Sampai Pasang Bendera Setengah Tiang
Selebriti
Grammy Awards 2020

Grammy sendiri digelar di Staples Center, di mana Kobe Bryant beberapa kali memimpin LA Lakers meraih kemenangan. Di depan Staples Center, bendera setengah tiang dikibarkan sebagai tanda belasungkawa.

WowKeren - Duka atas kepergian Kobe Bryant terasa begitu kental dalam gelaran Grammy Awards 2020 yang digelar pada Minggu (26/1) malam waktu setempat di Staples Center, Los Angeles. Seperti yang diketahui, Kobe Bryant baru saja tewas dalam sebuah kecelakaan helikopter pada Minggu pagi bersama sang putri, Gianna "Gigi" Maria Onore.

Alicia Keys yang tahun ini kembali didapuk sebagai pembawa acara pun mengajak seluruh musisi maupun undangan lain yang berada di Staples Center untuk mengenang Kobe Bryant dan memberikan penghormatan pada legenda basket tersebut.


"Sebelumnya, hari ini, Los Angeles, Amerika Serikat, dan seluruh dunia kehilangan pahlawan. Dan kami benar-benar berdiri di sini dengan patah hati di rumah yang dibangun Kobe Bryant," tutur Alicia Keys. "Kami tidak pernah membayangkan dalam sejuta tahun kami harus memulai pertunjukan seperti ini."

Setelahnya, Boyz II Men bergabung ke atas panggung. Mereka lantas menyanyikan "It's So Hard to Say Goodbye to Yesterday" sebagai persembahan khusus untuk mendiang Kobe Bryant.

Lizzo yang menjadi penampil pembuka juga memberikan tribut khusus untuk mantan pebasket LA Lakers tersebut. Pelantun "Truth Hurts" itu mengajak semua tamu undangan untuk mengheningkan cipta. "Malam ini untuk Kobe," tutur Lizzo sebelum menyanyikan lagu "Cuz I Love You" dalam balutan gaun hitam.

Grammy sendiri digelar di Staples Center, Amerika Serikat, di mana Kobe Bryant beberapa kali memimpin tim Lakers meraih kemenangan dalam sejumlah laga. Di depan Staples Center, bendera setengah tiang dikibarkan sebagai tanda belasungkawa.

Di sisi lain, Kobe dan Gigi termasuk dalam delapan penumpang beserta satu pilot yang berada dalam helikopter Sikorsky S-76. Disebutkan bahwa pebasket yang dijuluki Black Mamba itu menggunakan helikopter tersebut guna menuju Mamba Academy dekat Thousand Oak, California, untuk berlatih basket.

Kantor LA County Sheriff memberikan laporan terbaru dengan menyebut sembilan orang meninggal dalam insiden itu, seorang pilot dan delapan penumpang. Yang berarti tidak ada yang seorang pun yang selamat dalam peristiwa nahas tersebut.

(wk/luth)

You can share this post!

Related Posts