Menhub Desak Pemangku Transportasi Bisa Antisipasi Virus Corona
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya telah mengimbau agar seluruh pihak yang bertanggung jawab dalam sektor transportasi agar bisa mengantisipasi virus corona.

WowKeren - Wabah virus corona yang disebut-sebut sebagai penyebab pneumonia "misterius" telah menyebar tidak terkendali ke sejumlah negara. Virus misterius ini pada awalnya muncul di pasar ikan dan hewan yang terletak di Wuhan, Tiongkok dan terus merambah ke kota-kota lainnya.

Virus corona kemudian mulai menyebar ke sejumlah wilayah bahkan beberapa negara sejak 8 Desember 2019 silam. Diantaranya adalah Korea Selatan, Amerika Serikat, hingga Thailand dan Jepang. Bahkan beberapa rumor terkait munculnya virus corona di Indonesia terus bermunculan.


Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya lantas mengimbau agar seluruh pihak yang bertanggung jawab dalam sektor transportasi untuk bisa mengantisipasi dan mempersiapkan langkah-langkah dalam menghadapi virus corona. Ia menekankan pentingnya mengawasi sektor transportasi udara dan laut yang sejauh ini selalu menjadi sumber datangnya penduduk mancanegara ke Indonesia.

"Menindaklanjuti imbauan dari Mensesneg (Menteri Sekretariat Negara Pratikno), saya meminta seluruh pemangku kepentingan transportasi khususnya di sektor udara dan laut untuk memerhatikan perkembangan Virus Corona di Wuhan, China," ujar Budi dalam keterangannya, dilansir dari Antara, Senin (27/1). "Dan melakukan upaya preventif yang lebih intensif."

Berbagai upaya yang perlu dilakukan para operator transportasi dari sektor udara dan laut adalah dengan melakukan pemantauan dan pemeriksaan penumpang. Selain itu, operator juga diminta untuk memeriksa kru transportasi secara intensif khususnya yang datang dari negeri Tiongkok.

Budi juga menekankan perlunya koordinasi intensif dengan operator transportasi Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) setempat. Hal ini bertujuan agar petugas di bandara maupun pelabuhan Internasional dapat dilalui oleh penumpang dari tujuan Tiongkok.

Tidak hanya itu, Budi juga mengingatkan pentingnya menggunakan masker saat operator transportasi bekerja memeriksa kedatangan. "Tadi malam saya telah meminta Dirjen Hubungan udara, Dirjen Hubungan Laut berkoordinasi dengan AP I, AP II, Pelindo I s.d IV untuk segera melakukan upaya-upaya secara intensif," kata Budi.

Sementara itu, PT Angkasa Pura I (Persero) atau AP 1 telah melakukan pengetatan pemeriksaan kesehatan penumpang Internasional di seluruh bandara Indonesia. Pemeriksaan dilakukan dengan pengoptimalan penggunaan thermal scanner untuk mendeteksi peningkatan suhu tubuh penumpang yang dipasang pada area kedatangan.

"Pengetatan pemeriksaan kesehatan penumpang ini merupakan langkah kami untuk mencegah masuknya Virus Corona melalui wisatawan yang masuk ke Tanah Air," jelas Direktur Utama AP I Faik Fahmi. "Khususnya dari beberapa negara-negara yang telah terjangkit."

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts