Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) berupaya untuk terus mengembangkan riset dan inovasi guna memberikan dampak yang signifikan dalam mencegah kerusakan lingkungan.
- Zodiak Yanuarita
- Selasa, 28 Januari 2020 - 16:52 WIB
WowKeren - Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) meluncurkan sistem informasi yang berguna untuk memantau kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Sistem informasi ini berbasis website dan aplikasi mobile.
Hal itu sebagaimana dikemukakan oleh Kepala LAPAN Prof Dr Thomas Djamaluddin dalam Rapat Koordinasi Nasional Citra Satelit Penginderaan Jauh Tahun 2020 di Istana Negara, Selasa (28/1). Dalam kesempatan itu, Thomas menjelaskan pentingnya citra satelit.
Citra satelit saat ini menjadi kebutuhan yang harus ada untuk rencana detil tata ruang, pembangunan, deteksi awal kebencanaan dan kerusakan lingkungan termasuk tanggap darurat ketika terjadi bencana. Dalam bidang kebencanaan, citra satelit dibutuhkan untuk mendukung upaya peringatan dini terkait potensi kebakaran hutan. Dalam aplikasi terbaru tersebut, nantinya akan bisa dilihat mana saja wilayah yang terdapat titik panas atau hotspot.
"Terkait kebencanaan, kami bisa berikan peringatan dini terkait potensi kebakaran hutan," kata Thomas. "Kami menyediakan aplikasi LAPAN fire hotspot yang memberi koordinator panas yang bisa menjadi penyebab kebakaran hutan."
Dengan begitu, pemantauan titik panas bisa dilakukan secara lebih praktis. Karena hanya dengan berbekal ponsel pintar berbasis android, pihak kementerian dan lembaga daerah bisa mengidentifikasi hotspot.
Tak cukup sampai di situ, untuk mendapatkan koordinat yang akurat guna memperoleh informasi yang tepat, LAPAN menggunakan citra satelit yang memiliki resolusi lebih tinggi. Sehingga persentase pencegahan kebakaran hutan juga lebih besar.
Selain itu dalam rangka meningkatkan layanan yang lebih baik, LAPAN juga mengembangkan aplikasi lain. "Kami juga mengembangkan aplikasi lain, ini dikarenakan LAPAN ingin meningkatkan layanan," kata dia.
Aplikasi tersebut adalah Program Riset Nasional PLATYPUS LAPAN. LAPAN berharap agar inovasi dan pengembangan riset yang dilakukan mampu memberikan dampak yang signifikan dalam mencegah kerusakan lingkungan.
(wk/zodi)