Merebaknya virus Corona akhir-akhir ini membuat Indonesia membatasi impor serta menutup penerbangan menuju Tiongkok. Hal ini dinilai menyebabkan hubungan kerja sama kedua negara menjadi tak harmonis.
- Nidya Putri
- Kamis, 06 Februari 2020 - 12:16 WIB
WowKeren - Merebaknya virus Corona menjadi momok yang menakutkan setiap orang. Indonesia sendiri bahkan membatasi impor dan menutup penerbangan menuju ke Tiongkok.
Keputusan pemerintah ini diambil untuk mencegah penyebaran virus Corona masuk ke Tanah Air. Sayangnya, keputusan ini dapat berdampak pada hubungan kerja sama yang dijalin RI-Tiongkok.
Peneliti Institute of International Studies (IIS), Departemen Ilmu Hubungan Internasional UGM, Arinda menjelaskan, wabah virus Corona di China dapat berdampak pada situasi politik dan ekonomi di Indonesia. Seperti, keputusan Pemerintah untuk melarang penerbangan dari Indonesia ke Tiongkok.
"Indonesia dan China memiliki interdependensi ekonomi yang cukup tinggi, khususnya karena China merupakan partner dagang dan investor yang cukup besar bagi Indonesia," ujar Arinda di Fisipol UGM, Kecamatan Depok, Sleman, Rabu (5/2). "Maka, keputusan ini bisa menghambat hubungan ekonomi kedua negara."
Diketahui, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melarang sementara seluruh penerbangan dari dan menuju ke Tiongkok. Hal ini seiring dengan perkembangan wabah virus Corona yang makin menjadi di negara Tirai Bambu.
Tak hanya itu, larangan penerbangan dengan tujuan Tiongkok pun mulai diberlakukan pada Rabu (5/2). Larangan tidak termasuk penerbangan ke Hong Kong dan Macau, hingga batas waktu yang akan ditentukan kemudian.
Adapun penyebab terhambatnya hubungan ekonomi antara Indonesia dan Tiongkok karena kedua negara saling ketergantungan. Terlebih, Tiongkok menjalin kerja sama dalam pembangunan sejumlah proyek di Indonesia.
"Tidak hanya karena Indonesia bergantung China, tapi China juga bergantung kepada Indonesia, mengapa?" jelasnya. "Karena Indonesia sudah menjadi, dalam tanda kutip jadi pasar yang cukup besar bagi China melalui proyek yang akan mereka canangkan di Indonesia tahun 2020. Proyek itu seperti pembangunan kawasan ekonomi di Kalimantan Utara, pembangunan hydropower di beberapa daerah dan yang sudah berlangsung kereta cepat"
Sektor pariwisata juga dinilai lesu akibat dampak dari virus Corona ini. Namun, ia menilai jika keadaan ini hanya bersifat sementara.
"China merupakan penyumbang turis terbesar di Indonesia setelah Malaysia, dan dengan itu (larangan penerbangan Indonesia ke China) tentunya sektor pariwisata akan mengalami kelesuan," tutup. "Tapi hal ini hanya berlangsung sementara, karena semua negara melakukan hal yang sama."
(wk/nidy)