Zulhas Tanggapi Santai Kongres Ricuh: PAN Demokratis, Setelah Ini Akur Kembali
Nasional
Kongres PAN Ricuh

Ketum PAN terpilih Zulkifli Hasan memastikan bahwa meskipun sempat ricuh di Kongres, namun ia yakin bahwa kader partai akan bersatu kembali, mengingat PAN adalah partai yang demokratis.

WowKeren - Kongres ke-V Partai Amanat Nasional yang digelar untuk pemilihan ketua umum periode 2020-2025 menjadi sorotan. Pasalnya, kongres tersebut sempat diwarnai aksi kericuhan hingga bahkan ada peserta yang saling lempar kursi.

Ketum PAN terpilih Zulkifli Hasan memastikan bahwa meskipun sempat ricuh di Kongres, namun ia yakin bahwa kader partai akan bersatu kembali. Ia juga menyampaikan permohonan maaf terkait aksi saling lempar kursi yang turut mewarnai jalannya kongres. Ia menegaskan bahwa PAN adalah partai yang demokratis. Oleh sebab itu, ia meyakinkan bahwa setelah ini PAN akan kembali akur.

"PAN ini sangat demokratis, tadi malah agak keras ya dinamikanya tinggi, saya minta maaf kepada pencinta, pendukung PAN, tadi mungkin ada kursi-kursi melayang," jelas Zulhas. "Tapi percayalah setelah ini kami akan akur kembali."

Menurutnya, hal-hal semacam itu wajar terjadi dalam dinamika demokrasi yang tengah berjalan. Mengutip pernyataan mantan Ketum PAN Amien Rais, Zulhas menyebut bahwa terkadang demokrasi memang seperti perhelatan smackdown. Namun setelah itu, semuanya akan kembali stabil seperti biasa.


"Inilah kemenangan demokrasi pemenang PAN, ini awal pengabdian. Dalam pepatah Pak Amien mengatakan, kadang-kadang demokrasi itu seperti smackdown," tutur Zulhas. "Itu loh kadang-kadang banting keras, tapi habis ini kami rukun kembali."

Selanjutnya dalam menyusun kepengurusan PAN periode 2020-2025, Zulhas akan mengajak seluruh kader PAN, termasuk mereka yang sebelumnya mendukung caketum lain. "Semuanya kami ajak (dalam penyusunan kepengurusan partai). Kami selesaikan besok kongresnya, saya terima kasih kepada pak Jokowi," ujar Zulhas.

Penyusunan kepengurusan partai, dikatakan Zulhas akan dirampungkan dalam waktu dua pekan. "Saya kira seminggu kelar-lah, seminggu dan dua minggu kelar. Kan ada waktu sebulan," tandas Zulhas.

Sebelumnya, dilaporkan akibat kericuhan itu sebanyak 30 orang mengalami luka-luka. Bahkan 3 orang di antaranya harus dilarikan ke rumah sakit. Sebagian besar dari mereka yang terluka itu disebabkan karena terkena benturan kursi.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts