Dokumen Autopsi Kematian Whitney Houston 8 Tahun Lalu Terkuak, Hasilnya Mengejutkan
Getty Images
Selebriti

Beda dari pernyataan pihak kepolisian pada 2012 lalu, dokumen autopsi yang terungkap ke publik ini justru menyatakan fakta sebaliknya dari kematian Whitney. Seperti apa?

WowKeren - Ratu Pop Whitney Houston diketahui telah berpulang sejak tahun 2012 lalu. Meski demikian, tak bisa dipungkiri bahwa kasus kematian pelantun "I Will Always Love You" tersebut masih meninggalkan sejumlah kejanggalan.

Hal ini terbukti dari terkuaknya dokumen autopsi Whitney Houston delapan tahun lalu. Beda dari pernyataan pihak kepolisian pada 2012 lalu, dokumen autopsi yang terungkap ke publik ini justru menyebut kalau sang diva mengalami luka bakar dan kehilangan 11 gigi.


Seperti yang diketahui, pada 2012 lalu pelantun "Saving All My Love for You" ini dilaporkan tewas usai ditemukan tergeletak di kamar mandi Hotel Beverly Hills, Los Angeles oleh salah satu anggota rombongannya yang juga menginap di hotel tersebut. Meski sempat diberi bantuan pernafasan darurat (CPR) dari paramedis, namun Whitney sudah tidak merespons sama sekali dan dinyatakan tewas. Letnan Mark Rosen dari kepolisian Beverly Hills memastikan bahwa tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada jenazah penyanyi bersuara merdu tersebut.

Namun kini, dalam dokumen autopsi yang beredar, disebutkan bahwa Whitney Houston memiliki penyakit jantung yang sangat lanjut dengan salah satu pembuluh darah arteri tersumbat hingga 60 persen. Dokumen autopsi tersebut juga menunjukkan Whitney yang meninggal di usia 48 tahun, mengalami sejumlah luka bakar di bagian punggung.

Lalu sebuah tanda bekas tusukan jarum ada di bagian siku kiri bagian dalam, bersama dengan garis besar bilateral prostesis dan bekas luka implan payudara. Dikutip dari Daily Mail, sebuah wig juga ditemukan terjahit dengan rambut asli Whitney.

Sebelum ditemukan meninggal di kamar hotel, Whitney Houston mengaku kepada asistennya mengalami sakit tenggorokan dan memutuskan untuk beristirahat juga mandi, sebelum acara pesta pra-Grammy Awards 2012 yang diadakan oleh Clive Davis selaku direktur Arista Records, dan Grammy Awards yang akan digelar pada 12 Februari 2012.

Namun asisten Whitney menemukan musisi peraih Grammy itu meninggal dunia, terbaring tenggelam dalam bathtub yang berisi air panas. Sumber mengatakan kala itu bahwa suhu air yang merendam Whitney Houston mencapai hingga 66 derajat Celcius.

Whitney Houston meninggalkan seorang putri bernama Bobbi Kristina, anak dari pernikahannya dengan Bobby Brown. Whitney dan Bobby menikah tahun 1992 namun kemudian resmi bercerai pada tahun 2007.

Setelah perceraiannya dengan Bobby Brown, Whitney terlihat sering memakai obat-obatan terlarang seperti narkotika dan morfin. Perjuangan Whitney untuk lepas dari narkoba tidak berhasil bahkan ia terlilit hutang dan menyebabkan kebangkrutan.

Di Agustus 2001, Whitney sempat menandatangai kontrak dengan Arista Records untuk merilis 6 album, namun baru satu album berhasil diluncurkan Whitney, "I Look to You" (2009).

(wk/luth)

You can share this post!