Diketahui, kepulan asap putih pekat memenuhi Gedung Nusantara III DPR pada Senin (24/2) siang ini. Para tamu dan pegawai di gedung tersebut berhamburan, dan sejumlah unit pemadam kebakaran pun diterjunkan.
- Bertilia Puteri
- Senin, 24 Februari 2020 - 13:57 WIB
WowKeren - Masyarakat dikejutkan dengan kabar kepulan asap putih yang mengepung Gedung Nusantara III DPR pada Senin (24/2) siang. Alarm kebakaran yang berada di Gedung Nusantara III juga sempat terdengar dan membuat para pegawai dan tamu berhamburan keluar.
Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Heru Novianto, lantas menyebut bahwa kepulan asap berasal dari lantai 2 gedung tersebut. "Di Gedung Nusantara III DPR lantai 2," tutur Heru dilansir detikcom pada Senin (24/2).
Menurut Heru, pihak kepolisian telah menuju ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan investigasi. Polisi pun turut mengevakuasi orang-orang yang berada di lokasi. "Belum tahu dari ruangan apa, sedang dicek sama Polsek," jelas Heru.
Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta, Satriadi Gunawan. Menurut Satriadi, asap pekat tersebut berasa dari lantai 2 dan dalam waktu singkat sudah menyelimuti lantai 8.
Satriadi menjelaskan bahwa 11 unit mobil pemadam kebakaran pun telah dikerahkan. "Masih berlanjut proses evakuasi penghuni dan pembuatan akses ventilasi," terang Satriadi.
Sementara itu, seorang saksi yang merupakan tamu Ketua MPR Bambang Soesatyo, Edison Manurung, menjelaskan bahwa dirinya tak kuat kala berada di tengah kepulan asap pekat tersebut. Ia pun mengaku langsung turun dari lantai 8.
"Waktu itu lift masih nyala. sekarang sudah tidak nyala," ujar Edison. "Saya tidak kuat tadi. Panggil ajudan, protokol, ada kebakaran."
Meski membuat banyak orang panik, Sekretaris Jenderal DPR RI, Indra Iskandar, menyatakan bahwa tidak ada kebakaran di gedung tersebut. "Bukan, bukan kebakaran," terang Indra.
Menurut Indra, kepulan asap putih tebal tersebut muncul karena ada kerusakan pada sistem aerosol di Gedung DPR. Erornya sistem aerosol itu lah yang akhirnya memicu alarm penanda kebakaran untuk berbunyi kencang.
"Sistem aerosolnya ada yang hang. Sama sekali enggak ada (api)," ujar Indra. Saat ini pun, imbuh Indra, gedung DPR tengah dalam proses renovasi sehingga wajar bila ada sedikit gangguan di sana-sini.
(wk/Bert)