Arya Claproth Geram Diberitakan Pernah Sakit Jiwa, Siap Dihukum Mati Bila Pernyataannya Bohong
Selebriti
Insiden Putri Karen Idol Jatuh

Arya Claproth geram ketika dirinya diberitakan pernah sakit jiwa. Kendati demikian, ia dengan tegas membantah dan siap dihukum mati bila pernyataan yang ia berikan terbukti bohong.

WowKeren - Karen Idol masih merasakan kesedihan yang mendalam terkait meninggalnya sang anak, Zefania. Kini Karen sedang menantikan hasil autopsi untuk menyelidiki penyebab kematian Zefania.

Sementara itu, Arya Claproth yang masih berstatus sebagai suami Karen dikabarkan pernah mengalami gangguan jiwa hingga harus mendapatkan perawatan. Kabar ini kemudian merebak hingga diketahui langsung oleh Arya.


Arya kemudian geram dan langsung emosi ketika tahu dirinya dituding sakit jiwa. Dengan lantang ia mempersilahkan pihak kepolisian untuk melakukan pengecekan langsung ke pihak rumah sakit yang disebut-sebut sebagai tempat Arya dirawat.

Arya menjamin bahwa kepolisian tidak akan pernah menemukan ada data dirinya yang terdaftar sebagai pasien di rumah sakit tersebut. “Saya buka tantangan, kepolisian, pengadilan, silakan pergi. Dan saya jamin pengadilan dan kepolisian tidak akan pernah menemukan file saya di rumah sakit jiwa selama 4 tahun, Jelas?” papar Arya.

Arya Claproth Geram Diberitakan Pernah Sakit Jiwa, Siap Dihukum Mati Bila Pernyataannya Bohong

Instagram

Selain itu, Arya juga bersedia dihukum mati bila pernyataan yang ia sampaikan tersebut terbukti bohong. “Dan kalau saya bohong, silakan pakai detector dan hukum mati saya kalau saya pernah dirawat di sana selama 4 tahun,” pungkas Arya.

Di sisi lain, Arya merasa Karen mendapatkan banyak panggung dengan berbagai tudingan yang ia berikan kepadanya terkait kematian Zefania ini. Kendati begitu, Arya tak bisa menyembunyikan rasa kesalnya ketika ia dituduh sebagai pembunuh putrinya sendiri.

“Kurang jelas? Anda-anda ini masih mau beritain saya rumah sakit jiwa? mau dibodohin sama pihak sana? Panggil pengadilan, panggil kepolisian suruh cek rumah sakit Dharmawangsa,” tandas Arya. “Supaya anda tidak mengira saya membunuh anak saya. Udah cukup ya, pihak sana dapat panggung banyak ya, udah cukup. Karena ini urusannya soal nyawa, ini nyawa anak saya.”

Sementara itu, video wawancara Arya ketika meluapkan amarahnya ini sudah beredar di media sosial. Netter bahkan merasa iba melihat kondisi Arya.

(wk/lail)

You can share this post!