Kisah Miris Yati Gagal Umrah Bertubi-Tubi, Mimpi Lihat Kakbah Kembali Pupus Akibat Corona
Bandar Aldandui/Getty Images
Nasional

Begini kisah miris seorang jemaah umrah, Yati Suyati yang sebelumnya sempat telah gagal secara bertubi-tubi berangkat menuaikan ibadah umrah di Mekkah, Arab Saudi.

WowKeren - Wabah virus corona (covid-19) saat ini begitu mengguncang dunia setelah dilaporkan menewaskan lebih dari 2.000 orang. Virus yang pertama kali muncul di pasar ikan dan hewan Wuhan, Tiongkok ini seolah tidak dapat dihentikan lantaran terus menyebar ke berbagai negara di belahan dunia lainnya.

Dampak dari wabah ini telah membuat Pemerintah Arab Saudi melarang ibadah umrah di negaranya. Indonesia menjadi salah satu negara yang telah dicabut visanya untuk sementara oleh Arab Saudi demi mengantisipasi penyebaran virus corona.

Keputusan Pemerintah Arab Saudi tersebut rupanya membuat jemaah umrah maupun haji di Indonesia merasa kecewa. Salah satunya adalah Yati Suyati yang termenung di salah satu bangku sudut Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (27/2). Yati terlihat begitu sedih setelah mengetahui keberangkatannya ke Tanah Suci harus dibatalkan.

Pensiunan PNS Tasikmalaya, Jawa Barat ini masih syok dan tidak percaya atas kabar tersebut. Wanita berusia 65 tahun ini tadinya berniat terbang ke Arab Saudi untuk melihat Kakbah bersama dengan suaminya, Sriyono.

Yati menceritakan bagaimana dirinya merajut mimpi dan terus berusaha demi bisa pergi ke Tanah Suci. "Nabung dulu sedikit-sedikit. Kebetulan bapak ada milik (uang) sekarang," cerita Yati, seperti dilansir dari CNNIndonesia.


Yati mengenang jika mimpinya untuk pergi ke Arab Saudi memang sempat kandas beberapa kali. Pada tahun 2011, ia batal ke Tanah Suci lantaran masih mengurus anaknya yang masih kecil. Akibatnya, sang suami harus pergi naik haji seorang diri tanpa didampinginya.

Kemudian pada tahun 2015, ia juga telah berencana untuk berangkat umrah pada 2015. Kala itu, ia baru saja pensiun dari Dinas Pertanian Kabupaten Tasikmalaya. Sayang, keinginannya tersebut kembali kandas setelah uang yang disiapkannya terpaksa dipakai untuk kebutuhan mendesak sang anak.

Yati dan sang suami lantas mulai menabung sedikit demi sedikit sejak 2015 dari hasil uang pensiunnya. Mereka menyimpan harapan bisa bersama-sama menuaikan ibadah umrah di Tanah Suci.

Yati mengatakan tabungannya telah menembus Rp30 juta. Sang anak yang sudah merantau ke Jakarta lantas menambahkan Rp20 juta untuk mewujudkan cita-cita kedua orangtuanya. Yati pun bersiap berangkat di tahun 2020 ini.

Tapi apa boleh dikata, mimpi Yati kembali pupus akibat mewabahnya virus corona. Yati mengaku saat ini hanya bisa pasrah dan tabah dengan adanya hambatan tersebut. "Mungkin Allah sudah ngasih yang terbaik," tutur Yati.

(wk/lian)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait