Pemerintah Diminta Blak-blakan Jelaskan Langkah Konkret Tangani Corona
Nasional

Pengamat kebijakan publik Agus Pambagio menilai jika pemerintah belum memiliki kebijakan yang jelas terkait bagaimana menangani virus corona yang sudah menyebar di puluhan negara di dunia.

WowKeren - Wabah virus corona masih menjadi momok bagi seluruh dunia. Pasalnya, virus ini telah menjangkiti puluhan ribu pasien di berbagai belahan dunia.

Kabar baiknya, di Indonesia tidak ada kasus corona sejauh ini. Meski demikian, pemerintah dinilai tetap perlu membeberkan secara konkret langkah penanganan dan pencegahan untuk virus tersebut.

"Sekarang kita ingin dengar, apa langkah pemerintah ketika kita terkena penyakit itu," kata Pengamat kebijakan publik Agus Pambagio dilansir Kompas, Senin (2/3). "Mau ke mana kita, apa yang harus kita lakukan."

Sebab menurut Agus, pemerintah belum memiliki kebijakan yang jelas terkait bagaimana menangani virus tersebut. Meski demikian, ia tak memungkiri jika pendekatan penanganan pemerintah dalam isu ini lebih kepada sektor ekonomi. Hal itu juga tak lepas dari kondisi masyarakat Indonesia sendiri.


Merebaknya virus corona dari Tiongkok, membuat sektor industri Indonesia ikut terkena dampaknya. Ia menyebut bahwa impor dari Tiongkok bisa mencapai 50 persen dari keseluruhan porsi impor di Indonesia sehingga pemerintah dianggap perlu memberikan informasi sejelas-jelasnya.

"Kemudian kan sekarang industri tidak bisa memproduksi barang karena lebih dari 50 persen kan impor dan impornya dari Cina," ujar Agus. "Terus bagaimana kan tidak berproduksi pabrik, kan orang ga kerja, itu diapakan? Jadi informasi itu harus disampaikan."

Selain di sektor ekonomi dan industri, dampak corona juga dirasakan pada sektor pariwisata. Diketahui, pemerintah telah menggelontorkan dana sebesar Rp 72 miliar untuk menggandeng influencer dalam mendongkrak kembali sektor pariwisata.

Menurut Agus, langkah ini justru kurang tepat karena tidak memiliki tolok ukur yang jelas. Sebaliknya, yang harus dipikirkan adalah bagaimana menyusun strategi untuk mendongkrak sektor pariwisata.

"Strateginya dulu disusun, bagaimana cara menaikkan pariwisata, kita harus mengembangkan domestik," jelas Agus. "Saya bertanya, saya mau ke Bali, aman enggak di Bali, jangan-jangan ada corona di sana, aman enggak ke Belitung."

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait