Seorang pengguna anonim menuduh NCT 127 melakukan sajaegi atau praktik manipulasi chart musik usai melihat fenomena ini. Alih-alih marah, fans memberikan reaksi tak terduga.
- Eka Dewi Sofia Putri
- Rabu, 11 Maret 2020 - 15:08 WIB
WowKeren - Hampir setahun setelah perilisan mini album "We Are Superhuman", NCT 127 menyapa para penggemar lewat karya baru. Grup besutan SM Entertainment tersebut merilis full album kedua bertajuk "NCT #127 Neo Zone" pada 6 Maret lalu.
Lewat comeback kali ini, NCT 127 berhasil meraih capaian baru, salah satunya angka pre-order album yang mencapai 530 ribu copy, jumlah tertinggi yang pernah diraih seluruh sub-unit NCT. Tak cuma itu, mereka juga memuncaki chart iTunes Top Album di 32 negara.
Prestasi NCT 127 lewat comeback terbaru mereka tak berhenti di sini. Pada 6 Maret tak lama setelah album "NCT #127 Neo Zone" dirilis pada pukul 6 sore waktu setempat, semua track di album tersebut masuk Top 100 di chart Melon.
Seorang pengguna anonim menuduh NCT 127 melakukan sajaegi atau praktik manipulasi chart musik usai melihat fenomena ini. Alih-alih marah, banyak fans Taeyong dan kawan-kawan yang memberikan reaksi kocak menanggapi tuduhan ini.
"Terima kasih, ya ampun," komentar salah satu fans. "Idola kita akhirnya berhasil masuk jajaran bintang top, sampai dituduh melakukan manipulasi," kata fans lainnya. "Tuduhan sajaegi? Sekarang eranya NCT. Dukung NCT 127," ujar yang lain sambil promosi.
Sementara itu, "Kick It" yang merupakan title track di album "NCT #127 Neo Zone" debut di posisi ke-7 di chart Melon, yang merupakan posisi debut tertinggi dari semua title track NCT 127. Lagu tersebut debut di posisi pertama chart Bugs dan Naver serta posisi ke-9 chart Genie.
(wk/dewi)