Heboh Kabar Anjing dan Kucing Bisa Tularkan Corona, Kementan Buka Suara
Nasional

Melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementan menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada bukti yang menunjukkan hewan peliharaan seperti anjing dan kucing dapat menularkan COVID-19 ke manusia.

WowKeren - p>Virus corona atau COVID-19 dikabarkan tak hanya menular dari manusia ke manusia namun juga dari manusia ke hewan. Seekor kucing di Brussel, Belgia dinyatakan positif terinfeksi corona (COVID-19).

Usut punya usut, kucing tersebut rupanya tertular virus dari sang majikan. Sementara itu, pemilik kucing sendiri sebelumnya sempat mengunjungi Italia, negara pandemi corona di Eropa.

Terkait hal ini, Kementerian Pertanian ikut buka suara. Melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementan menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada bukti yang menunjukkan hewan peliharaan seperti anjing dan kucing dapat menularkan COVID-19 ke manusia.

Sebelumnya, pernah dilaporkan adanya dua ekor anjing dio Hong Kong yang juga positif corona. Sama seperti kasus kucing di Belgia tersebut, otoritas kesehatan hewan Hongkong ke Badan Kesehatan Hewan Dunia (OIE) menyatakan jika dua ekor anjing tersebut tertular corona dari majikannya.


Namun untuk bukti jika hewan=hewan tersebut mampu menularkan ke manusia maupun hewan lainnya masih belum ada. "WHO dan OIE menegaskan bahwa penularan COVID-19 terjadi dari manusia ke manusia, dan belum ada bukti yang menunjukkan hewan kesayangan dapat menyebarkan penyakit ini ke hewan lain maupun ke manusia" kata Dirjen PKH, I Ketut Diarmita, di Jakarta, Selasa (31/3).

Ketut mengatakan jika hewan tertular corona dari manusia termasuk kasus yang langka. Oleh sebab itu, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan penularan dari manusia ke hewan. Hal itu mengingat COVID-19 sendiri masih terbilang baru.

Ketut berpesan agar para pemilik hewan peliharaan bersikap tanggung jawab dengan tidak membuang atau menelantarkan hewan mereka. Juga memelihara kesehatan hewan peliharaan mereka.

"Masyarakat diharapkan terus menjaga kesehatan hewan miliknya." tutur Ketut. "Dengan memastikan penyediaan pakan dan minum yang cukup termasuk memastikan kesehatannya dengan berkonsultasi pada dokter hewan."

Ia juga menambahkan bagi masyarakat yang berstatus suspek maupun positif corona untuk sementara menjaga jarak dengan hewan kesayangan mereka. "Namun sebagai bentuk kehati-hatian, diimbau bagi penderita atau suspek COVID-19 untuk membatasi kontak dengan hewan," imbuh Ketut.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait