Jual Mal Citos, Jiwasraya Mulai Bayar Hutang ke Nasabah
Nasional
Skandal Korupsi Jiwasraya

PT Asuransi Jiwasraya (Persero) mengklaim telah membayar cicilan tunggakan klaim nasabahnya pada Selasa (31/3) kemarin. Pada tahap pertama, total polis yang dibayarkan senilai Rp 470 miliar.

WowKeren - Perusahaan PT Asuransi Jiwasraya (Persero) sempat menjadi sorotan usai terlilit sejumlah masalah seperti gagal bayar klaim para nasabah. Meski begitu, asuransi pelat merah tersebut telah membayar cicilan tunggakan klaim tersebut.

Pada tahap pertama, total polis yang dibayarkan senilai Rp 470 miliar. Direktur Utama Jiwasraya Hexana Tri Sasongko mengatakan pembayaran utang klaim diberikan kepada 15 ribu nasabah pemegang polis tradisional.

"Jadi tahap pertama ini, karena terbatasnya dana, maka pembayaran dilakukan kepada pemegang polis tradisional yang relatif kecil," ujar Tri.

Terkait sumber dana pembayaran klaim berasal dari likuidasi aset finansial milik perseroan. Selanjutnya, pemegang polis tradisional mendapatkan cicilan pembayaran itu setelah lebih dulu diverifikasi jumlah nominal klaim dan lama penundaan pembayaran.


"Kami pilih metode repo, dengan market recovery (pasar membaik) maka reponya lunas," jelasnya. "Jadi, kami masih dapat sisa yang kami pakai sebesar Rp 470 miliar ini."

Sementara itu, pembayaran kepada pemegang polis tradisional lainnya dan saving plan baru akan dilakukan setelah memperoleh ketetapan mengenai tahapan, besaran, jadwal, dan jangka waktu pembayaran. Saat ini, proses tersebut masih dalam tahap pembahasan antara Jiwasraya, pemegang saham, dan regulator. "Kami sedang finalisasi skema seperti apa, jadi akan dibayar tapi sesuai dengan skema penyelesaiannya seperti apa," imbuhnya.

Sebelumnya diketahui, dana tersebut didapatkan dari uang muka hasil penjualan pusat perbelanjaan Cilandak Town Square (Citos) di Jakarta Selatan. Uang muka sebesar Rp 1,4 triliun itu sendiri telah diterima perseroan sejak 2018 lalu. "Benar, Rp1,4 triliun itu adalah uang muka yang sudah kami terima sudah lama sekali, sejak 2018," katanya.

Terkait pelepasan aset Jiwasraya sendiri sebelumnya telah disinggung oleh Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga. Arya bahkan memperkirakan nilai jual Citos berada di kisaran Rp2 triliun hingga Rp3 triliun.

(wk/nidy)

You can share this post!

Related Posts